Pengaruh Feed Supplement dalam Ransum terhadap Kecernaan Protein Kasar dan Serat Kasar Ransum pada Kambing Cross Boer

  • Diwa Arifin Naufal universitas lampung
  • Muhtarudin Muhtarudin
  • Erwanto Erwanto
  • Syahrio Tantalo

Abstract

Kambing merupakan sumber protein hewani penting di Indonesia, dan kebutuhan daging kambing terus meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penambahan feed supplement, khususnya milk replacer terhadap kecernaan protein kasar dan serat kasar ransum pada kambing cross boer. Penelitian dilaksanakan di Kahfi Farm, Lampung Selatan, selama 40 hari (Maret 2024 – April 2024), dengan menggunakan 12 ekor kambing jantan berumur 12 bulan. Perlakuan yang diberikan dalam penelitian ini yakni penggunaan ransum basal dengan penambahan milk replacer berbeda (P0: tanpa milk replacer, P1: 2,5%, P2: 5%, P3: 7,5%). Hasil dari penelitian menunjukan bahwa penambahan milk replacer berpengaruh nyata terhadap kecernaan serat kasar (P<0,05) sedangkan kecernaan protein kasar tidak menunjukan perbedaan yang nyata (P>0,05). Perlakuan P1 dengan 2,5% milk replacer menunjukkan kecernaan serat kasar tertinggi. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu penambahan feed supplement berupa milk replacer dalam ransum tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap tingkat kecernaan protein kasar pada kambing cross boer. Namun, pemberian milk replacer berpengaruh nyata terhadap kecernaan serat kasar, di mana perlakuan dengan penambahan 2,5% milk replacer (P1) menunjukkan nilai kecernaan tertinggi. Hal ini mengindikasikan bahwa penggunaan milk replacer pada level tersebut efektif dalam meningkatkan aktivitas mikroba di dalam rumen serta efisiensi pencernaan serat pada kambing cross boer.

References

Abecia, L., Ramos-Morales, E., & Martínez-Fernandez, G. (2021). Inoculation with rumen fluid in early life accelerates the rumen microbial development and favours the weaning process in goats. Animal, 15 (3), 100161. https://doi.org/10.1016/j.animal.2021.100161

Chester, W. (2011). Nutritional composition of skim milk powder. National Institute for Health and Welfare. Finland. Retrieved January 6, 2024, from http://www.fineli.fi/food.php

Hindratiningrum, N., Bata, M., & Santosa, S. A. (2011). Produk fermentasi rumen dan produksi protein mikroba sapi lokal yang diberi pakan jerami amoniasi dan beberapa bahan pakan sumber energi. Agripet, 11(2), 29–34. https://doi.org/10.17969/agripet.v11i2.371

Nurwahidah, J., Tolleng, A. L., & Hidayat, M. N. (2016). Pengaruh pemberian pakan konsentrat dan urea molases blok (UMB) terhadap pertambahan berat badan sapi potong. Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan, 2(2), 111–121. https://doi.org/10.24252/jiip.v2i2.1564

Maesya, A., & Rusdiana, S. (2018). Prospek pengembangan usaha ternak kambing dan memacu peningkatan ekonomi peternak. Agriekonomika, 7(2), 135–148. https://doi.org/10.21107/agriekonomika.v7i2.4459

Masyhurin, A., Nugroho, H., & Nasich, M., (2013). Pertambahan Bobot Badan, Konsumsi dan Konversi Pakan Induk Sapi Brahman Cross dengan Pakan Basal Jerami Padi dan Suplementasi yang Berbeda. Skripsi. Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya. Malang.

Hackmann, T. J., & Spain, J. N. (2015). Maximizing efficiency of rumen microbial protein production. Frontiers in Microbiology, 6, 465. https://doi.org/10.3389/fmicb.2015.00465

Padang, & Mirajuddin. (2006). Pengaruh imbangan protein-energi terhadap pertambahan bobot badan kambing lokal jantan. Jurnal Agrisains, 7(1), 59–67

Putri, L. D. N. A., Rianto, E., & Arifin, M. (2013). Pengaruh imbangan protein dan energi pakan terhadap produk fermentasi di dalam rumen pada sapi Madura jantan. Animal Agriculture Journal, 2(3), 94–103. http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/aaj

Ranjhan, S.K. (1980). Animal Nutrion and Feeding Practice In India. New Delhi. Vikas Pub. House PVT LTD.

Sudarman, A., Fatmiati, H., & Khotijah, L. (2019). Formulasi susu pengganti dan evaluasi pengaruhnya terhadap performa anak domba kembar. Jurnal Sain Peternakan Indonesia, 14(3), 228-236. https://doi.org/10.31186/jspi.id.14.3.228-236

Tsani, S. M. (2017). Pengaruh Pemberian Tepung Kunyit (Curcuma domestica Val.) dalam Ransum terhadap Kecernaan Serat Kasar dan Lemak Kasar pada Domba Lokal Jantan. Skripsi. Fakultas Peternakan. Universitas Padjadjaran. Bandung.

Warman, A. T., Sari, R. W., Atmoko, B. A., & Budisatria, I. G. S. (2021). Kinerja induk kambing Peranakan Etawah dan Bligon masa laktasi. Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), 23(3), 219-229. https://doi.org/10.25077/jpi.23.3.219-229.2021

Wodzicka, M., Tomaszewska, I. M., Mastika, A., Djajanegara, S., Gardiner, dan T. R. Wiradarya. (1993). Produksi Kambing dan Domba di Indonesia. UNS Press. Surakar

Published
2026-02-24
How to Cite
Naufal, D., Muhtarudin, M., Erwanto, E., & Tantalo, S. (2026). Pengaruh Feed Supplement dalam Ransum terhadap Kecernaan Protein Kasar dan Serat Kasar Ransum pada Kambing Cross Boer. Jurnal Riset Dan Inovasi Peternakan, 10(1), 68-76. https://doi.org/10.23960/jrip.2026.10.1.68-76