KINERJA KAMBING SABURAI YANG DIPELIHARA PETERNAK DI DESA GISTING ATAS KECAMATAN GISTING KABUPATEN TANGGAMUS
Abstract
The aim of this research was to determine the performance of Saburai goats reared by farmer in Gisting Atas Village, Gisting District, Tanggamus Regency. These research was conducted in June until August 2019 in Saburai goat breeding group at Gisting Atas Village, Gisting District, Tanggamus Regency, Lampung Province. The research used 14 farmers as respondents and their Saburai goats with various age levels, namely at kid, young goat, and dam. The research method used was direct interviews and observations in the field which include collecting farmer profile data, while livestock performance data was observed using data recording of the animal. The data was analyzed by descriptive analysis. The results showed that 100% of farmers motivation was to increase their income. Each farmer had 10 tail of goat in average. The average performance of goats were kidding intervals of 310.43±49.70 days, litter size of 1.88±0.40 tails, postpartum oestrus of 61.58±9.72 days, postpartum mating of 149.11±51,19 days, birth weight of 2.83±0.11 kg, weaning weight of 11.28 ±1.36 kg, and yearling weight of 25.98±2.93 kg. The Conclusion of this research was that the performance of Saburai goats that are kept by farmers has decreased if compared with performance of many years before current research.
Keywords : Gisting Atas, Performance, Saburai Goat, Tanggamus Regency.
Downloads
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Atribusi Creative Commons 4.0.
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini menyetujui ketentuan-ketentuan berikut:
-
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal, dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang mengizinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
-
Penulis dapat membuat perjanjian kontrak terpisah dan tambahan untuk distribusi non-eksklusif dari versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, memuatnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
-
Penulis diizinkan dan didorong untuk memuat karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena hal ini dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).








