Pengaruh Penambahan L-Carnitine dengan Dosis Yang Berbeda pada Pengencer Susu Skim terhadap Kualitas Semen Cair Domba Ekor Tipis
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan L-Carnitine terhadap motilitas, viabilitas, dan abnormalitas semen cair Domba Ekor Tipis dalam pengencer susu skim. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 9-16 Januari 2025 di Jurusan Peternakan, Universitas Lampung. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuannya adalah P0: kontrol, P1: SS+L-Carnitine 0,6 mg/100 ml pengencer, P2: SS+L-Carnitine 1,2 mg/100 ml pengencer dan P3: SS+L-Carnitine sebanyak 2,4 mg/100 ml pengencer yang disimpan pada suhu ruang dan diamati setiap jam. Data motilitas, viabilitas, dan abnormalitas dianalisis ragam dengan taraf 5%,dan dilanjutkan dengan polinomial orthogonal untuk peubah yang berbeda nyata. penambahan L-Carnitine dalam bahan pengencer Susu Skim (SS) penyimpanan 0 jam sampai 4 jam berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap motilitas dan viabilitas spermatozoa domba ekor tipis yang disimpan pada suhu ruang, namun tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap abnormalitas spermatozoa domba ekor tipis. Hasil polinomial ortogonal motilitas pascapengenceran sampai dengan 4 jam penyimpanan menunjukan dosis optimum dari L-Carnitine sebanyak 1,33 mg/100 ml(0 jam), 0,91 mg/100 ml (1 jam), 0,94 mg/100 ml (2 jam), 0,81 mg/100 ml (3 jam), 0,92 mg/100 ml (4 jam). Hasil polinomial ortogonal viabilitas pascapengenceran sampai dengan 4 jam penyimpanan menunjukan dosis optimum dari L-Carnitine sebanyak 0,63 mg/100 ml(0 jam), 1,15 mg/100 ml (1 jam), 1,28 mg/100 ml (2 jam), 1,19 mg/100 ml (3 jam), 0,96 mg/100 ml (4 jam).Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa penambahan L-Carnitine sebanyak 1,2 mg/100ml pengencer memberikan hasil yang baik.
References
Affandhy, L., Umiyasih, U., & Maksum, K. (1998). Evaluasi Kualitas Semen Beku Sapi Madura dengan berbagai Diluter dan Kandungan Kuning Telur yang berbeda. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan Dan Veteriner Ciawi-Bogor.
Campbell, J. R., Kenealy, M. D., & Campbell, K. L. (2003). Animal Sciences: The Biology, Care, and Production of Domestic Animals. Waveland Press.
Darussalam, I., Arifiantini, R. I., Supriatna, I., & Rasad, R. S. D. (2020). The effect of L-carnitine in Tris egg yolk-based diluent on the quality of Pasundan bull semen preserved in chilled condition. Journal of the Indonesian Tropical Animal Agriculture, 45(3), 197–205. https://doi.org/10.14710/jitaa.45.3.197-205
Garner, D. L., & Hafez, E. S. E. (2000). Spermatozoa and Seminal Plasma. Reproduction in Farm Animals, 96–109.
Hartono, M. (2008). Optimalisasi Penambahan Vitamin E dalam Pengencer Sitrat Kuning Telur untuk mempertahankan Kualitas Semen Kambing Boer. Journal Indonesian Tropical Animal Agriculture, 33(1), 11–19.
Hyun, N., Chandsawangbhuwana, C., Zhu, Q., Shi, L. Z., Yang-Wong, C., & Berns, M. W. (2012). Effects of viscosity on sperm motility studied with optical tweezers. Journal of Biomedical Optics, 17(2), 25005.
Lopes, F. P. (2002). Semen Collection and Evaluation in Ram. University of Florida.
Mangliari, Y., Saleh, D. M., & Nugroho, A. P. (2023). Pengaruh Lama Penyimpanan Semen Dalam Pengencer Susu Skim Pada Suhu 5°C Terhadap Motilitas dan Fertilitas Spermatozoa Ayam Kampung (The Effect of Semen Storage in Skim Milk Diluents at 5°C on Motility and Fertility of Kampung Rooster). Journal Of Animal Science and Technology, 5(1). https://doi.org/10.20884/1.angon.2023.5.1.p1-13
Rahmatullah. (2022). Pengaruh Suplementasi Heparin dan Hypotaurin Terhadap Kualitas Sperma dan Tingkat Fertilisasi Oosit Domba yang Dimaturasi dengan L-carnitine. Diss. IPB University.
Ramadhan, J. A., Riyadhi, M., Syarifuddin, N. A., Wahdi, A., & Rizal, M. (2023). Daya Hidup Spermatozoa Kambing Peranakan Etawah Yang Dipreservasi Dengan Pengencer Air Tebu. Agrinimal Jurnal Ilmu Ternak Dan Tanaman, 11(1), 45–50. https://doi.org/10.30598/ajitt.2023.11.1.45-50
Copyright (c) 2026 Sahrul Mutakin, Sri Suharyati, Madi Hartono, Siswanto Siswanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Atribusi Creative Commons 4.0.
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini menyetujui ketentuan-ketentuan berikut:
-
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal, dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang mengizinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
-
Penulis dapat membuat perjanjian kontrak terpisah dan tambahan untuk distribusi non-eksklusif dari versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, memuatnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
-
Penulis diizinkan dan didorong untuk memuat karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena hal ini dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).








