Kualitas Susu Kambing: Studi Kasus di Telaga Rizky (Kota Metro) dan Kelompok Ternak Marga Rini IV (Kabupaten Pesawaran)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas susu kambing berdasarkan kadar lemak, bahan kering tanpa lemak (BKTL), dan berat jenis pada peternakan Telaga Rizky (Kota Metro) dan kelompok ternak Marga Rini IV (Kabupaten Pesawaran) dibandingkan dengan SNI 01-3141-2011 (BSN, 2011) dan TAS 6006--2008 (TAS, 2008) tentang susu kambing segar. Metode penelitian menggunakan metode studi kasus dengan penentuan sampel secara purposive sampling. Sampel susu kambing diambil sebanyak 250ml pada setiap peternakan sebanyak empat kali pengambilan selama 2 bulan. Sampel susu kambing dianalisis menggunakan Lactoscan Ultrasonic Milk Analyzer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata--rata kadar lemak, BKTL dan BJ susu kambing dari Kota Metro (peternakan Telaga Rizky) dan Kabupaten Pesawaran (kelompok ternak Marga Rini IV) berturut-turut adalah 4,43% dan 6,46%; 7,69% dan 7,79%; dan 1,027g/ml dan 1,031g/ml. Hasil ini memenuhi standar susu segar yang ditetapkan SNI 01-3141-2011 (BSN, 2011) dan TAS 6006-2008 (TAS, 2008) tentang susu kambing segar dalam kelas premium.
References
Biadała, A., & Konieczny, P. (2018). Goat’s milk--derived bioactive components -- A review. Mljekarstvo, 68(4), 239–253. https://doi.org/10.15567/mljekarstvo.2018.0401.
Christi1, R. F., & Rohayati, tati. (2018). Kadar Protein, Laktosa, dan Bahan Kering Tanpa Lemak Susu Kambing Peranakan Ettawa yang Diberi Konsentrat Terfermentasi. JANHUS Jurnal Ilmu Peternakan Journal of Animal Husbandry Science, 1(2), 19. https://doi.org/10.52434/janhus.v1i2.243.
Collins, S. P., Storrow, A., Liu, D., Jenkins, C. A., Miller, K. F., Kampe, C., & Butler, J. (2021). No Title . 167–186.
Dama, N., Komansilan, S., Sakul, S. E., Ratulangi, F., Soputan, J., & Lontaan, N. (2025). Kualitas kimia susu sapi perah di UPT Pembibitan Ternak dan Hijauan Pakan Ternak Rembangan Kabupaten Jember ( Jawa Timur ). Zootec, 45(1), 82–88.
Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan. (2022). Outlook Komoditas Kambing/Domba 2022. Kementerian Pertanian RI.
Haryanto, B., Suwignyo, B., & Astuti, W. D. (2022). Pengaruh hijauan dan level konsentrat terhadap komposisi dan kualitas susu kambing perah. Jurnal Nutrisi Ternak Tropis, 5(1), 34–42.
Putra, A. D., Fathul, F., & Sudjatmogo, S. (2020). Pengaruh pakan terhadap komposisi dan kualitas susu kambing perah. Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan, 8(3), 123–132.
Rizqiyyah, A., Atabany, A., & Yusiati, L. M. (2021). Faktor-faktor yang memengaruhi kualitas dan kandungan nutrisi susu kambing. Buletin Peternakan, 45(4), 241–249.
Rusdiana, S., Saptati, R. A., & Sasongko, H. (2016). Potensi produksi dan pengembangan kambing perah di Indonesia. Jurnal Penelitian Peternakan Indonesia, 20(3), 147–156.
Setiadi, B., & Sandi, S. (2020). Variasi produksi dan kualitas susu kambing pada sistem pemeliharaan rakyat. Jurnal Peternakan Nusantara, 19(2), 112–120.
Suryandari, D. A., Nugroho, T., & Muti’ah, S. (2023). Kinerja produksi susu beberapa tipe kambing perah pada sistem pemeliharaan rakyat. Jurnal Peternakan Indonesia, 25(1), 45–54.
Urrutia, N. L., & Harvatine, K. J. (2017). Acetate dose--dependently stimulates milk fat synthesis in lactating dairy cows. Journal of Nutrition, 147(5), 763–769. https://doi.org/10.3945/jn.116.245001.
Copyright (c) 2026 Aji Sedewo, Veronica Wanniatie, Muhtarudin Muhtarudin, Arif Qisthon

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Atribusi Creative Commons 4.0.
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini menyetujui ketentuan-ketentuan berikut:
-
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal, dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang mengizinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
-
Penulis dapat membuat perjanjian kontrak terpisah dan tambahan untuk distribusi non-eksklusif dari versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, memuatnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
-
Penulis diizinkan dan didorong untuk memuat karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena hal ini dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).








