Pengaruh Pemberian Perasan Bawang Merah dengan Level yang Berbeda terhadap Produktivitas Rumput Pakchong
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian perasan bawang merah dengan level yang berbeda terhadap produktivitas rumput Pakchong dan mengetahui level terbaik dari pemberian perasan bawang merah terhadap produktivitas rumput Pakchong. Penelitian ini berlangsung pada bulan Oktober sampai Desember 2025 yang berlokasi di Dusun Bangun Sari, Desa Way Sari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung dan Laboratorium Nutrisi dan Makanan Ternak, Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan 5 perlakuan dan 5 ulangan yaitu P0 (kontrol), P1: perasan bawang merah sebanyak 25%, P2: perasan bawang merah sebanyak 45%, P3: perasan bawang merah sebanyak 65%, dan P4: perasan bawang merah sebanyak 85%. Data dianalisis menggunakan Analisis Varians (ANOVA). Penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian perasan bawang merah tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap jumlah anakan, bobot segar, dan produksi bahan kering rumput pakchong.
References
Achmad, B. (2016). Efektifitas Rooton-F, air kelapa muda dan ekstrak bawang merah dalam merangsang pertumbuhan stek batang pasak bumi. Jurnal Hutan Tropis, 4(3), 224–231. http://dx.doi.org/10.20527/jht.v4i3.3615
Ahmed, S., M.R.H Rakib, & M.A. Jalil. (2021). Forage growth, biomass yield and nutrient content of two different hybrid Napier cultivars grown in Bangladesh. Bang. J. Anim. Sci, 50(1), 43-49. 10.3329/bjas.v50i1.55568
Asra, R., Samarlina, R. A., & Silalahi, M. (2020). Hormon tumbuhan. UKI Press.
Ernawati, A., Abdullah, L., Permana, I. G., & Karti, P. D. M. H. (2023). Morphological responses, biomass production, and nutrient content of Pennisetum purpureum cv. Pakchong under different planting patterns and harvesting ages. Biodiversitas, 24(6), 3439–3447. https://doi.org/10.13057/biodiv/d240640
Gresiyanti, D. M., Anissa, R. K., Setyawati, F. D., Susanto, A. D., & Ratnasari, E. (2021). Perbandingan Efektivitas Ekstrak Bawang Merah dan Auksin Sintetik Terhadap Pertumbuhan Akar Jagung (Zea mays L.). Prosiding SEMNAS BIO 2021.
Husein, E., & Saraswati, R. (2010). Pengaruh konsentrasi ekstrak bawang merah terhadap pertumbuhan akar stek batang bawah mawar (Rosa sp.). Agriculture, 6(2), 70–77. https://doi.org/10.35194/agsci.v6i2.103
Istikomah, N., Agustina, D., & Kunharjanti, W. (2017). Perbedaan Jarak Tanam Terhadap Produktivitas Defoliasi Pertama Rumput Mott (Pennisetum Purpureum Cv. Mott). Jurnal Aves, 11(2), 14-22. https://bajangjournal.com/index.php/JCI/article/view/7722
Kamlasi, Y., Marthen L. M., Twen O. D. D. (2023). Pola produksi dan nutrisi rumput Kume pada lingkungan alamiahnya. Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan, 24(2), 31–40. https://jiip.ub.ac.id/index.php/jiip/article/view/170
Kholiq, N. (2023). Pengaruh Level Penggunaan Mikoriza dan Jenis Pupuk yang Berbeda pada Kondisi Cekaman Kekeringan terhadap Produktivitas Rumput Pakchong. Skripsi. Universitas Lampung.
Kurniawan, D. B., Astuti, Y. T. M., & Kristalisasi, E. N. (2018). Pengaruh Macam dan Konsentrasi Zat Pengatur Tumbuh Alami Terhadap Pertumbuhan Stek Pucuk Turnera subulata. Jurnal Agromast, 3(1), 18-27. https://journal.instiperjogja.ac.id/index.php/JAI/article/view/648
Kusuma, A. S. (2010). Pengaruh Zat Pengatur Tumbuh Rootone-F dan NAA Terhadap Keberhasilan Tumbuh Stek Manglid. Skripsi. Institut Pertanian Bogor.
Melisa M., Y. S. Rahayu, & E. Ratnasari. 2014. Pengaruh Pemberian Berbagai Konsentrasi Filtrat Umbi Bawang Merah dan Rootone-F terhadap Pertumbuhan Stek Melati “Ratio Ebu”. Jurnal Lentera Berkala Ilmiah Biologi, 3 (1), 73-76. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/lenterabio/article/view/7093/7683
Paelongan, A. H., & Malau, K. M. (2023). Pengaruh Ekstrak Bawang Merah sebagai Zat Pengatur Tumbuh Pada Benih Kakao. Jurnal Agro Industri Perkebunan, 11(3), 85–196. 10.25181/jaip.v11i3.3013
Patma, U., Putri, L. A. P., & Siregar, L. A. M. (2013). Respon media tanam dan pemberian auksin asam asetat naftalen pada pembibitan aren. Agroekoteknologi, 1(2), 286–295. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/1428849
Pujawati, E. D., Susilawati, dan Palawati, H. Q. (2017). Pengaruh Berbagai ZPT terhadap Pertumbuhan Stek Pucuk Bintaro di Green House. J. Hutan Tropis, 5(1), 42–47. http://dx.doi.org/10.20527/jht.v5i1.4055
Rosalina, F. (2016). Pengaruh Konsentrasi ZPT dan Jumlah Mata tunas terhadap Pertumbuhan Stek Melati. Skripsi. STIPER Dharma Wacana Metro. Lampung.
Sofyan, N., Faelasofa, O., Triatmoko, A. H., & Iftitah, S. N. (2018). Optimalisasi ZPT alami ekstrak bawang merah sebagai pemacu pertumbuhan akar stek tanaman buah tin. Jurnal Ilmu Pertanian Tropika dan Subtropika, 3(2), 46–48. https://fileserver-az.core.ac.uk/download/pdf/228480666.pdf
Sudirman, T.P. Daru, & Ibrahim. (2022). Produksi Rumput Pakchong Dengan Perlakuan Pupuk Kandang Sapi dan Jarak Tanam Berbeda. Jurnal Peternakan Lingkkungan Tropis, 5(2), 69-77. http://dx.doi.org/10.30872/jpltrop.v5i2.7363
Tarigan, P. L., Nurbaiti, & Yoseva, S. (2017). Pemberian ekstrak bawang merah sebagai zat pengatur tumbuh alami pada pertumbuhan setek lada (Piper nigrum L.). [Artikel tidak dipublikasikan].
Wiraswati, S. F. & K. Badami. (2018). Pengaruh pemberian IBA dan asal stek terhadap pertumbuhan vegetatif kumis kucing. Agrovivor, 11 (2), 65 – 7. https://doi.org/10.21107/agrovigor.v11i2.4392
Wuriesyliane, & Sawaluddin. (2022). Aplikasi Berbagai Konsentrasi Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Baby Buncis (Phaseolus culgaris L.). Jurnal Planta Simbiosa, 4(1), 64-71. https://doi.org/10.25181/jplantasimbiosa.v4i1.2512
Yunita, L., & Ardiansyah, A. (2020). Pengaruh konsentrasi ZPT alami terhadap viabilitas benih. Jurnal Ilmiah Agroteknologi, 8(1), 39–45.
Copyright (c) 2026 Tri Suastini, Liman Liman, Anggi Derma Tungga Dewi, Muhtarudin Muhtarudin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Atribusi Creative Commons 4.0.
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini menyetujui ketentuan-ketentuan berikut:
-
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal, dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang mengizinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
-
Penulis dapat membuat perjanjian kontrak terpisah dan tambahan untuk distribusi non-eksklusif dari versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, memuatnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
-
Penulis diizinkan dan didorong untuk memuat karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena hal ini dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).








