Pengaruh Pemberian Zat Mutagen Kolkisin dan PGRs Giberelin (GA3) terhadap Pertumbuhan dan Morfologi Rumput Pakchong
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kolkisin, PGRs giberelin (GA3), serta interaksi keduanya terhadap pertumbuhan dan morfologi rumput pakchong yang dipotong paksa pada umur 3 minggu dan dipanen pada umur 65 hari. Penelitian ini penting dilakukan untuk mengetahui pengarub oemberian zat mutagen kolkisin dan zat pengatur tumbuh giberelin (GA3), baik secara tunggal maupun kombinasi dalam meningkatkan pertumbuhan dan juga karakter morfologi rumput pakchong. Penelitian ini dilaksanakan pada Oktober 2025 – Januari 2026 di lahan Kahfi Farm, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, dan Laboratorium Mikroskop, Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Rancangan percobaan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 4×3 dan 3 kali ulangan dengan faktor pertama adalah konsentrasi giberelin 0 ppm, 350 ppm, 700 ppm dan 1050 ppm serta faktor yang kedua yaitu konsentrasi kolkisin 0%, 0,3% dan 0,6%. Data yang diperoleh dianalisi menggunakan Anova dan apabila berpengaruh nyata (P>0,05) maka dilanjutkan dengan uji BNT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak berpengaruh nyata (P>0,05), terhadap tinggi rumput pakchong, jumlah daun, luas daun, diameter batang, dan kerapatan stomata rumput pakchong. Dengan demikian, pemberian kolkisin dan giberelin pada taraf yang digunakan belum memberikan respons pertumbuhan yang signifikan.
References
Dhooghe, E., Van Laere, K., Eeckhaut, T., Leus, L., & Van Huylenbroeck, J. (2011). Mitotic chromosome doubling of plant tissues in vitro. Plant Cell, Tissue and Organ Culture, 104(3), 359–373.
Gardner, F. P., Pearce, R. B., & Mitchell, R. L. (2016). Physiology of crop plants. Scientific Publishers.
Hedden, P., & Sponsel, V. (2015). A century of gibberellin research. Journal of Plant Growth Regulation, 34(4), 740–760. https://doi.org/10.1007/s00344-015-9546-1
Heslop-Harrison, J. S. (2022). Polyploidy and genome evolution in plants. Annals of Botany, 129(3), 269–284. https://doi.org/10.1093/aob/mcab144
Hidayat, R., Kalebbi, M., & Pakwan, C. (2020). Productivity and nutritive value of Pakchong grass (Pennisetum purpureum × Pennisetum glaucum) as sustainable forage for ruminants. Asian Journal of Forage Science, 12(2), 85–92.
Nurhidayat, R., Putra, A., & Kalebbi, M. (2018). Interaction of mutagen and plant growth regulator on vegetative growth of forage crops. Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis, 5(2), 45–52.
Pakwan, C., Saelee, S., & Pitaksinsuk, C. (2020). Effect of cutting age on productivity and nutritive value of Pakchong Napier grass. Asian-Australasian Journal of Animal Sciences, 33(8), 1254–1261. https://doi.org/10.5713/ajas.19.0625
Purba, R., & Fitriani, L. (2017). Induction of polyploidy using colchicine in forage plants. Jurnal Agronomi Indonesia, 45(2), 120–127.
Putra, A., Wardani, R., & Arsyadi, R. (2023). Effect of GA₃ application on vegetative growth of tropical forage crops. Jurnal Peternakan Indonesia, 25(1), 33–41.
Ranney, T. G. (2002). Polyploidy: From evolution to new plant development. Combined Proceedings International Plant Propagators’ Society, 52, 137–142.
Rauf, S., Teixeira da Silva, J. A., Khan, A. A., & Naveed, A. (2021). Consequences of polyploidy in plant breeding. Biotechnology & Biotechnological Equipment, 35(1), 1–15. https://doi.org/10.1080/13102818.2020.1869809
Sari, D., Wahyuni, L., & Sutarto, S. (2020). Morphological response of forage plants to colchicine-induced polyploidy. Jurnal Agronomi Indonesia, 48(3), 225–232.
Sutarto, S., Wahyuni, L., & Sari, D. (2018). Growth characteristics and biomass production of Pakchong grass as ruminant forage. Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis, 5(3), 101–108.
Talebi, S. F., Saharkhiz, M. J., & Kermani, M. J. (2017). Effect of colchicine-induced polyploidy on plant growth and morphology. Plant Cell, Tissue and Organ Culture, 130(2), 355–364. https://doi.org/10.1007/s11240-017-1233-8.
Wahyuni, S., & Nurhidayati. (2021). Pengaruh defoliasi terhadap pertumbuhan ulang dan karakter fisiologis tanaman pakan. Jurnal Hijauan Pakan Tropika, 8(2), 89–97.
Copyright (c) 2026 Destia Arnanda Maharani, Liman Liman, Anggi Derma Tungga Dewi, Muhtarudin Muhtarudin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Atribusi Creative Commons 4.0.
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini menyetujui ketentuan-ketentuan berikut:
-
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal, dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang mengizinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
-
Penulis dapat membuat perjanjian kontrak terpisah dan tambahan untuk distribusi non-eksklusif dari versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, memuatnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
-
Penulis diizinkan dan didorong untuk memuat karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena hal ini dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).








