Efek Suplementasi Berbagai Akselerator pada Silase Onggok terhadap Uji Organoleptik, Kandungan Protein Kasar, Lemak Kasar, dan Serat Kasar
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan penambahan akselerator yang terbaik terhadap uji organoleptik serta kandungan protein kasar, lemak kasar, dan serat kasar silase onggok. Penelitian ini dilaksanakan pada Oktober 2025 di Laboratorium Produksi Ternak serta Laboratorium Nutrisi dan Makanan Ternak, Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Rancangan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 3 perlakuan dan 4 ulangan, Perlakuan yang diberikan yaitu P0 : onggok tanpa akselerator, P1 : onggok + ekstrak rumput fermentasi 30 ml/kg bahan segar, dan P2 : onggok + EM4 30 ml/kg bahan segar. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Analisis Ragam dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan akselerator tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap uji organoleptik. Namun, berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap protein kasar dan serat kasar, serta berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap lemak kasar. Hasil terbaik kandungan protein kasar, lemak kasar dan serat kasar berdasarkan uji BNT terdapat pada perlakuan P1 dan P2 dengan penambahan akselerator yang menghasilkan kandungan protein kasar tertinggi dan lemak kasar terendah serta serat kasar terendah.
References
Alvianto, A., Muhtarudin, & Erwanto. (2015). The Effect of Addition Various Types of Carbohydrate Sources in Silage Vegetables Waste to Physical Quality and Silage Palatability Level. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu, 3(4), 196–200.
Jauhari, A. N., Hidayat, R., Setiyatwan, H., Mayasari, N., Mushawwir, A., Setiawan, M. A., & Yanza, Y. R. (2025). Analisis Kualitas Fisik dari Silase Chicory dan Onggok dalam Berbagai Rasio dengan Tambahan EM4 dan Tanin Sebagai Aditif. Jurnal Pertanian Terpadu, 13(1), 105–114.
Kaewwongsa (2011). Protein Enrichment of Cassava Pulp Fermentation by Saccharomyces cerevisiae. Journal of Animal and Veterinary Advances, 10(18), pp. 1434–2440.
Karmila, Y., Yanto, Suparjo, & Murni, R. (2020). Karakteristik Sifat Kimia dan Mikrobiologi Silase Ampas Tahu Menggunakan Tapioka Sebagai Akselerator. Journal of Stock Animal, 2(1), 1-9.
Permatasari, D., Syarifuddin, N. A., & Rizqiana, S. (2025). Kualitas Fisik Silase Batang Pisang Kepok (Musa paradisiaca acuminata balbisiana) yang diberi Effective Microorganism 4 (Em4) pada Level. Jurnal Penelitian Peternakan Lahan Basah, 5(1), 1–9.
Pongsub, S., Suntara, C., Khota, W., Boontiam, W., & Cherdthong, A. (2022). The Chemical Composition, Fermentation End-Product of Silage, and Aerobic Stability of Cassava Pulp Fermented with Lactobacillus casei TH14 and Additives. Veterinary Sciences, 9(11), 1–16.
Putri, P. W., Surahmanto, & Achmadi, J. (2020). Kandungan Neutral Detergent Fibre (NDF), Acid Detergent Fibre (ADF), Hemiselulisa, Selulosa dan Lignin Onggok yang Difermentasi Trichoderma reesei dengan Suplementasi N, S, P. Bulletin of Applied Animal Research, 2(1), 33–37.
Santoso, B., Hariadi, Bt., Manik, H., & Abubakar, H. (2009). Kualitas Rumput Unggul Tropika Hasil Ensilase dengan Bakteri Asam Laktat dari Ekstrak Rumput Terfermentasi Quality of Tropical Grasses Ensiled with Lactic Acid Bacteria Prepared from Fermented Grasses. Media Peternakan, 32(2), 137–144.
Sulistyo, H.E., Subagiyo, I., & Yulinar, E.(2020). Peningkatan Kualitas Silase Rumput Gajah (Pennisetum purpureum) dengan Penambahan Jus Tape Singkong. Jurnal Nutrisi Ternak Tropis, 3(2),63-70.
Yuvita, D., Mustabi, J., & Asriany, A. (2021). Pengujian Karakteristik dan Kandungan Lemak Kasar Silase Pakan Komplit yang Berbahan Dasar Eceng Gondok (Eichornia Crassipes) dengan Lama Fermentasi yang Berbeda. Buletin Nutrisi Dan Makanan Ternak, 14(2), 14–27.
Copyright (c) 2026 Nabela Okti Asminingrum, Liman Liman, Syahrio Tantalo, Muhtarudin Muhtarudin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Atribusi Creative Commons 4.0.
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini menyetujui ketentuan-ketentuan berikut:
-
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal, dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang mengizinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
-
Penulis dapat membuat perjanjian kontrak terpisah dan tambahan untuk distribusi non-eksklusif dari versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, memuatnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
-
Penulis diizinkan dan didorong untuk memuat karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena hal ini dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).








