Pengaruh Pemberian Dosis Premix yang Berbeda terhadap Kecernaan Bahan Kering dan Bahan Organik Ransum pada Sapi Limousin dan Simmental

  • Sagita Dwi Rahmawati Universitas Lampung
  • Liman Liman
  • Agung Kusuma Wijaya
  • Muhtarudin Muhtarudin

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi antara dosis premix dan bangsa sapi serta pengaruh pemberian premix terhadap kecernaan bahan kering dan bahan organik pada sapi Limousin dan Simmental. Penelitian dilaksanakan pada bulan November--Desember 2025 di Kurnia Mandiri Farm, Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial 2 × 3 dengan tiga ulangan. Faktor pertama adalah bangsa sapi, yaitu sapi Limousin dan Simmental, sedangkan faktor kedua adalah dosis premix, yaitu P0 (ransum basal), P1 (ransum basal + premix 0,2%), dan P2 (ransum basal + premix 0,4%). Peubah yang diamati meliputi kecernaan bahan kering dan kecernaan bahan organik. Data dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA). Pemberian premix dengan dosis 0,2% dan 0,4% tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap kecernaan bahan kering dan kecernaan bahan organik sapi Limousin dan Simmental. Perbedaan bangsa sapi serta interaksi antara dosis premix dan bangsa sapi juga tidak berpengaruh nyata terhadap kecernaan bahan kering dan kecernaan bahan organik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian premix hingga dosis 0,4% dalam ransum basal tidak memengaruhi kecernaan bahan kering dan kecernaan bahan organik sapi Limousin dan Simmental.

References

Akhdiat, T., Widjaya, N., Permana, H., Christi, R. F., & Suherna, A. (2021). Pengaruh pemberian premix dalam ransum terhadap produksi dan kualitas susu sapi perah Friesian Holstein. Zootec, 41(2), 355–363.

Alamanda, R. L., Erwanto, Liman, & Muhtarudin. (2025). Pengaruh Suplementasi Rumput Laut terhadap Kecernaan Bahan Kering dan Bahan Organik Ransum Sapi Potong. Jurnal Riset Dan Inovasi Peternakan, 9(2), 337–345. https://doi.org/https://doi.org/10.23960/jrip.2025.9.2.337--345

Badan Pusat Statistik. (2024). Peternakan dalam angka 2024 (Vol. 9). Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id

Carvalho, M. da C. de, Soeparno, & Ngadiyono, N. (2010). Pertumbuhan dan Produksi Karkas Sapi Peranakan Ongole dan Simmental Peranakan Ongole Jantan yang dipelihara secara Feedlot. Buletin Peternakan, 34(1), 38–46.

Carvalho, P. H. V., Pinto, A. C. J., Millen, D. D., & Felix, T. L. (2020). Effect of cattle breed and basal diet on digestibility , rumen bacterial communities , and eating and rumination activity. Journal of Animal Science, 98(5), 1–10. https://doi.org/10.1093/jas/skaa114

Ediset, Adrizal, Arlina, F., & Ratni, E. (2023). Implementasi Teknologi pada Aspek Pakan dan Pemasaran di Kelompok Usaha Ransum Pakan Ternak di Kabupaten Padang Pariaman. Jurnal Ilmiah Pengembangan Dan Penerapan Ipteks, 30(2), 201–208.

Faradilla, F., Nuswantara, L. K., Christiyanto, M., & Pangestu, E. (2019). Kecernaan Bahan Kering, Bahan Organik, Lemak Kasar dan Total Digestible Nutrients Berbagai Hijauan secara In Vitro. Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah, 17(2), 185–193.

Fathul, F., & Wajizah, S. (2009). Penambahan Mikromineral Mn dan Cu dalam Ransum terhadap Aktivitas Biofermentasi Rumen Domba Secara In Vitro. JITV, 15(1), 9–15.

Knob, D. A., Scholz, A. M., Perazzoli, L., Paula, B., Mendes, B., Kappes, R., Regina, D., Alessio, M., Rech, Â. F., & Neto, T. (2023). Feed Efficiency and Physiological Parameters of Holstein and Crossbred Holstein × Simmental Cows. Animals, 13, 1–13. https://doi.org/https://doi.org/10.3390/ani13101668

Manikari, M. M., Hadisutanto, B., Oematan, J. S., & Badewi, B. (2020). Kecernaan Bahan Kering dan Bahan Organik Kambing Kacang Jantan yang Diberi Naungan dan Tanpa Naungan di Lahan Kering Kepulauan. PARTNER, 25(1), 1328–1337. https://doi.org/10.35726/jp.v25i1.454

Pesonen, M., Honkavaara, M., & Huuskonen, A. (2012). Effect of breed on production , carcass traits and meat quality of Aberdeen Angus , Limousin and Aberdeen Angus × Limousin bulls offered a grass silage--grain--based diet. Agricultural and Food Science, 21, 361–369.

Schneider, P. L., Beede, D. K., Wilcox, C. J., & Collier, R. J. (1984). Influence of Dietary Sodium and Potassium Bicarbonate and Total Potassium on Heat--Stressed Lactating Dairy Cows. J. Dairy Sci, 67, 2546– 2553. https://doi.org/10.3168/jds.S0022--0302(84)81611--2

Solo, Y. A. T., Sobang, Y. U. L., Maranatha, G., & Yunus, M. (2024). Kadar Kolesterol, Hemoglobin, dan Trigliserida Darah Sapi Bali dengan Pakan Rumen Fermentasi dan Premix. Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat, 4(6), 1924–1933. https://doi.org/10.59141/comserva.v4i6.1392

Tillman, A. D., H. Hartadi, S. Reksohadiprodjo, S. Prawirokusumo, dan S. Lebdosoekojo. 1998. Ilmu Makanan Ternak Dasar. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Wijayanti, E., Wahyono, F., & Surono. (2012). Kecernaan Nutrien dan Fermentabilitas Pakan Komplit dengan Level Ampas Tebu yang Berbeda Secara In Vitro. Animal Agricultural Journal, 1(1), 167–179. http://ejournal--s1.undip.ac.id/index.php/aaj

Published
2026-08-24
How to Cite
Rahmawati, S., Liman, L., Wijaya, A., & Muhtarudin, M. (2026). Pengaruh Pemberian Dosis Premix yang Berbeda terhadap Kecernaan Bahan Kering dan Bahan Organik Ransum pada Sapi Limousin dan Simmental. Jurnal Riset Dan Inovasi Peternakan, 10(3), 381-388. https://doi.org/10.23960/jrip.2026.10.3.381-388