Pengaruh Konsentrasi dan Frekuensi Pemberian PGRs Ga₃ (Giberelin) terhadap Morfologi Rumput Pakchong

  • Raniela Suci Permadani Universitas Lampung
  • Liman Liman
  • Anggi Derma Tungga Dewi
  • Muhtarudin Muhtarudin

Abstract

Sasaran studi ini ialah untuk memahami pengaruh konsentrasi dan frekuensi giberelin (GA₃) serta interaksinya terhadap morfologi pakchong. Penelitian dilaksanakan pada Oktober 2025–Januari 2026 di Lahan Kahfi Farm, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, dan pengamatan stomata dilakukan di Laboratorium Fisiologi dan Reproduksi Ternak, Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Metode yang diimplementasikan ialah Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor yaitu konsentrasi giberelin G0: tanpa giberelin (kontrol), G1: 350 ppm, G2: 700 ppm, G3: 1.050 ppm, dan frekuensi pemberian F1: 1 kali aplikasi, F2: 2 kali aplikasi, dan F3: 3 kali aplikasi. Analisis data dilakukan dengan analisis ragam, dan apabila terdapat kontras signifikan maka digunakan uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Temuan studi mengindikasikan jika konsentrasi dan frekuensi pemberian giberelin tidak berimplikasi (P>0,05) pada tinggi, jumlah daun, luas permukaan daun, dan kerapatan stomata, namun berpengaruh (P<0,05) terhadap rasio daun dan batang rumput pakchong. Tidak terdapat interaksi yang signifikan (P>0,05) antara konsentrasi dan frekuensi pemberian GA₃ terhadap morfologi pakchong. Kesimpulannya, pemberian GA₃ pada konsentrasi dan frekuensi yang diuji belum efektif dalam meningkatkan karakter morfologi rumput pakchong, kecuali pada rasio daun dan batang, serta tidak menunjukkan interaksi antar konsentrasi dan frekuensi.

References

Adhianto, K., Liman., Muhtarudin., & Wijaya, A.K. (2021). Introduksi Budidaya dan Fermentasi Rumput Pakchong 1 sebagai Pakan Ternak di Desa Rantau Fajar Kecamatan Raman Utara Kabupaten Lampung Timur. Jurnal Sinergi, 2(1), 25-30.

Arsy, A., Fatiqha, A., & Barunawati, N. (2018). Pengaruh aplikasi GA₃ terhadap pertumbuhan dan hasil dua varietas tanaman terung (Solanum melongena l.). Jurnal Produksi Tanaman, 6(7), 1250-1257.

Asra, R & Ubaidillah. (2012). Pengaruh Konsentrasi Giberelin (GA₃) Terhadap Nilai Nutrisi Calopogonium caeruleum. Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan, 15(2);81-85.

Bustami., Sufardi., & Bahtiar. (2012). Serapan Hara dan Efesiensi Pemupukan Fosfat serta Pertumbuhan Padi Varitas Lokal. Fakultas Pertanian, Umsyiah. Banda Aceh. Jurnal Manajemen Sumberdaya Lahan, 1 : 159-170.

Cherdthong, A., Rakwongrit, D.,Wachirapakorn, C., Haitook, T., Khantharin, S., Tangmutthapattharakun, G., & Saising, T. (2015). Effect of leucaena Silage and Napier Pakchong 1 Silage Supplementation on Feed Intake, Rumen Ecology and Growth Performance in Thai Native Cattle. Khon Kaen Agriculture Journal. 43(1), 484-490.

Irwan, A. W., Wahyudin, A., & Sunarto, T. (2019). Respons kedelai akibat jarak tanam dan konsentrasi giberelin pada tanah inceptisol Jatinangor. Jurnal Kultivasi, 18(2), 924-932.

Jara, R. F. (2009). Model validation for estimating the leaf stomatal conductance in cabernet sauvignon grapevines. Chilean Journal of Agricultural Research, 69(1), 88-96.

Latifa, A., & Indriyatmoko, T. (2022). Pengaruh giberelin dan zat retardant terhadap pemanjangan batang jagung (Zea mays L.). Jurnal Sains Dasar, 119 (2),58-62.

Mayeni, R. (2007). Pengaruh beberapa Konsentrasi Giberelin terhadap Pertumbuhan Bibit Kina. Skripsi. Universitas Andalas.

Pertiwi, P. D., Agustiansyah., & Nurmiaty, Y. (2014). Pengaruh Giberelin (GA₃) terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kedelai (Glycine max). Jurnal Agrotek Tropika, 2(2), 276-281.

Puspitasari, A. C. (2008). Pengaruh Komposisi Media dan Macam Zat Pengatur Tumbuh terhadap Pertumbuhan Tanaman Anthurium hookeri. Skripsi. Universitas Sebelas Maret.

Setiawati, T., & Syamsi, I. F. (2019). Karakteristik Stomata Berdasarkan Estimasi Waktu dan Perbedaan Intensitas Cahaya pada Daun Hibiscus tiliaceus Linn. Di Pangandaran, Jawa Barat. Jurnal Pro-Life, 6(2), 148-159.

Sarker, N.R., Yeasmin, D., Tabassum, F., Amin, M.R., & Habib, M.A. (2019). Comparative study on biomass yield, morphology, silage quality of hybrid napier and pakchong and their utilization in bull calves. Jurnal Agric. Sci. Technol, 9, 166-176.

Taiz, L., & Zeiger, E. (2002). Plant physiology. Massachusetts: Sinauer Associates, Inc.

Publichers.

Tola, T., Tandi, B. T., & Ibrahim, B. (2007). Analisis Daya Dukung dan Produktivitas Lahan Tanaman Pangan Di Kecamatan Batang Kabupaten Jeneponto Sulawesi Selatan. Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan. 7(1), 13-22.

Triani, N., Permatasari, V. P., & Guniarti. (2020). Pengaruh konsentrasi dan frekuensi pemberian zat pengatur tumbuh giberelin (GA₃) terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terung (Solanum melongena L. Cv. Antaboga-1). Agricultural Journal, 3(2), 144-155.

Widiastuti. (2014). Pengaruh Umur Bibit dan Konsentrasi GA₃ Terhadap Pembungaan Tanaman Krisan Standar (Chrysanthemum Morifolium R). Agronomika, 9(2), 213-221.

Wahyuningsih, S., Serdani, A. D., Kurniastuti, T., & Widiatmanta, J. (2023). Pengaruh Konsentrasi dan Frekuensi Pemberian Zat Pengatur Tumbuh Giberelin (GA₃) terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Terung (Solanum melongena L.) varietas Mustang F1. In Prosiding Seminar Nasional Peran Petani Milenial dalam Pembangunan Pertanian Menuju Kedaulatan Pangan Berkelanjutan.

Wulansari, A., Wulandari, D. R., & Ermayanti, T. M. (2016). Pengaruh Penambahan Asam Giberelat (GA₃) Terhadap Pertumbuhan Talas Tetraploid dan Heksaploid Secara In Vitro. Prosiding Seminar Nasional Kimia dalam Industri dan Lingkungan.

Yasmin. (2014). Pengaruh Perbedaan Waktu Aplikasi dan Konsentrasi Giberelin (GA₃) terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Cabai Besar (Capsicum annuum L.). Jurnal Produksi Tanaman. 2(5):395-403.

Published
2026-08-23
How to Cite
Permadani, R., Liman, L., Tungga Dewi, A., & Muhtarudin, M. (2026). Pengaruh Konsentrasi dan Frekuensi Pemberian PGRs Ga₃ (Giberelin) terhadap Morfologi Rumput Pakchong. Jurnal Riset Dan Inovasi Peternakan, 10(3), 372-380. https://doi.org/10.23960/jrip.2026.10.3.372-380