Pengaruh Konsentrasi dan Frekuensi Pemberian PGRs GA 3 (Giberelin) Terhadap Kandungan Protein Kasar, Kadar Abu, dan TDN Rumput Pakchong
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi dan frekuensi
pengaplikasian giberelin serta interaksi keduanya terhadap kandungan protein kasar,
kadar abu, dan TDN rumput pakchong. Penelitian ini dilaksanakan pada Oktober 2025 –
Januari 2026 di Lahan Kahfi Farm, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan,
Lampung dan Laboratorium Nutrisi & Makanan Ternak, Jurusan Peternakan, Fakultas
Pertanian, Universitas Lampung. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap
(RAL) faktorial dengan dua faktor yaitu konsentrasi giberelin terdiri dari empat taraf :
konsentrasi G0: tanpa pemberian giberelin, G1: konsentrasi 350 ppm (0,35 g/l), G2:
konsentrasi 700 ppm (0,70 g/l) dan G3: konsentrasi 1.050 ppm (1,050 g/l) dengan
frekuensi pengaplikasian terdiri dari 3 taraf : F1 : giberelin 1 kali aplikasi, F2 :giberelin
2 kali aplikasi, dan F3 : giberelin 3 kali aplikasi. Data dianalisis menggunakan Analisis
of Varian (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf
5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi dan frekuensi pengaplikasian
giberelin tidak terdapat pengaruh nyata (P>0,05) terhadap kandungan protein kasar, kadar
abu, dan TDN dan tidak terdapat interaksi antara konsentrasi dan frekuensi
pengaplikasian giberelin terhadap seluruh parameter yang diamati.
Copyright (c) 2026 Wina Sari Siahaan, Liman Liman, Anggi Derma Tungga Dewi, Muhtarudin Muhtarudin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Atribusi Creative Commons 4.0.
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini menyetujui ketentuan-ketentuan berikut:
-
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal, dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang mengizinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
-
Penulis dapat membuat perjanjian kontrak terpisah dan tambahan untuk distribusi non-eksklusif dari versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, memuatnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
-
Penulis diizinkan dan didorong untuk memuat karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena hal ini dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).






