Titer Antibodi Infectious Bronchitis dan Infectious Bursal Disease pada Ayam Kampung Jantan yang Diberi Ekstrak Mimba Melalui Air Minum
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun mimba
(Azadirachta indica) dengan dosis yang berbeda dalam air minum terhadap titer antibodi
Infectious Bronchitis (IB) dan Infectious Bursal Disease (IBD) pada ayam kampung
unggul balitbangtan (KUB) jantan. Penelitian ini dilaksanakan pada November 2025 Desember
2025 di unit kandang Laboratorium Lapang Terpadu, Fakultas Pertanian,
Universitas Lampung. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan 5
perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diberikan melalui air minum dengan P0:
(kontrol), P1: 2,5 mg ekstrak mimba /kg BB/hari, P2: 5 mg ekstrak mimba /kg BB/hari,
P3: 10 mg ekstrak mimba /kg BB/hari, dan P4: 20 mg ekstrak mimba /kg BB/hari.
Pemeriksaan titer antibodi IB dan IBD di lakukan di Laboratorium PT. Medion Farma
Jaya, Bandar Lampung. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil dari
penelitian ini adalah rata-rata titer antibodi IB tertinggi yaitu PI (5.361,00±2.374,65) dan
rata-rata titer antibodi IBD tertinggi yaitu (8.458,00±2538,53). Disimpulkan bahwa
penelitian ini menunjukkan bahwa dosis paling efektif untuk menghasilkan titer IB dan
IBD pada ayam kampung unggul Balitbangtan (KUB) jantan adalah perlakuan P1, yaitu
pemberian ekstrak mimba sebesar 2,5 mg ekstrak mimba /kg Bobot Badan (BB)/hari.
Copyright (c) 2026 Yulian Catur Nugroho, Purnama Edy Santosa, Etha' Azizah Hasiib, Madi Hartono

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Atribusi Creative Commons 4.0.
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini menyetujui ketentuan-ketentuan berikut:
-
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal, dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang mengizinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
-
Penulis dapat membuat perjanjian kontrak terpisah dan tambahan untuk distribusi non-eksklusif dari versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, memuatnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
-
Penulis diizinkan dan didorong untuk memuat karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena hal ini dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).






