Pengaruh Penggunaan Produk Suplemen Multi Nutrient Sauce (MNS) terhadap Konversi Ransum dan Income Over Feed Cost Kambing Jawarandu
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan suplemen multi nutrient
sauce (MNS) terhadap konversi ransum dan income over feed cost (IOFC) kambing
Jawarandu. Penelitian ini dilaksanakan pada Maret--April 2025 berlokasi di Desa
Dayamurni, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat. Penelitian ini
dilakukan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri dari 3 perlakuan dan
5 ulangan, dengan menggunakan 15 ekor kambing Jawarandu jantan. Perlakuian yang
digunakan yaitu P0: ransum basal, P1: ransum basal + 2,5% MNS, P2: ransum basal +
5% MNS. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis of variance (ANOVA).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap
konversi ransum, tetapi tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap nilai IOFC. Nilai
konversi ransum masing-masing perlakuan sebesar P0=150,96; P1=85,40; dan P2=68,20
g/ekor/hari dan pada IOFC sebesar P0=0,71; P1=1,02; dan P2=1,11. Disimpulkan bahwa
penggunaan suplemen dapat meningkatkan konversi ransum dan IOFC kambing
Jawarandu.
Copyright (c) 2026 Darwan Sani, Erwanto Erwanto, Veronica Wanniatie, Arif Qisthon

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Atribusi Creative Commons 4.0.
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini menyetujui ketentuan-ketentuan berikut:
-
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal, dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang mengizinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
-
Penulis dapat membuat perjanjian kontrak terpisah dan tambahan untuk distribusi non-eksklusif dari versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, memuatnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
-
Penulis diizinkan dan didorong untuk memuat karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena hal ini dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).






