Pengaruh Suplementasi Cu-Lisinat, Zn-Lisinat, dan Metionin dalam Ransum terhadap Respon Fisiologis pada Kambing Cross Boer Jantan

  • Nadira Nadira Universitas Lampung
  • Muhtarudin Muhtarudin
  • Liman Liman
  • Arif Qisthon

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan perlakuan terbaik suplementasi
mineral organik (Zn-lisinat dan Cu-lisinat) dan asam amino pembatas (metionin) dalam
ransum berbasis limbah singkong terhadap respons fisiologis kambing Cross Boer jantan.
Penelitian dilaksanakan pada November 2025 — Desember 2025 di Kahfi Farm, Jati
Agung, Lampung Selatan, menggunakan 12 ekor kambing Cross Boer jantan dengan
Rancangan Acak Lengkap (RAL) tiga perlakuan dan empat ulangan. Perlakuan yang
diterapkan yaitu P0: ransum basal, P1: ransum basal + 40 ppm Zn-lisinat dan 10 ppm Culisinat,
dan
P2:
ransum
basal
+

40
ppm
Zn-lisinat
dan
10
ppm
Cu-lisinat
+
metionin
0,1%.

Peubah
yang
diamati
meliputi
frekuensi
respirasi,
denyut
jantung,
dan
suhu
rektal,
yang

dianalisis

menggunakan Analysis of Variance (ANOVA). Analisis statistik
memperlihatkan bahwa pemberian suplemen mineral organik dan metionin tidak
menghasilkan perbedaan nyata (P>0,05) pada seluruh parameter fisiologis yang diukur.
dengan semua nilai masih berada dalam kisaran normal yang mengindikasikan
mekanisme termoregulasi ternak berfungsi dengan baik selama penelitian.

Published
2026-11-01
How to Cite
Nadira, Nadira, Muhtarudin Muhtarudin, Liman Liman, and Arif Qisthon. 2026. “Pengaruh Suplementasi Cu-Lisinat, Zn-Lisinat, Dan Metionin Dalam Ransum Terhadap Respon Fisiologis Pada Kambing Cross Boer Jantan”. Jurnal Riset Dan Inovasi Peternakan 10 (4), 454-61. https://doi.org/10.23960/jrip.2026.10.4.454-461.