Penambahan Ekstrak Mimba (Azadirachta indica A. Juss) dalam Air Minum terhadap Gambaran Darah Leukosit dan Diferensial Leukosit pada Ayam Kampung Jantan
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh berbagai dosis ekstrak daun mimba
yang diberikan melalui air minum terhadap total leukosit dan diferensial leukosit pada
ayam kampung jantan. Kegiatan penelitian dilaksanakan pada bulan November hingga
Desember 2025 berlokasi di kendang Laboratorium Lapang Terpadu Universitas
Lampung, sementara pemeriksaan darah dilakukan di Laboratorium Diagnostik
Veteriner, Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode yang digunakan adalah
eksperimen dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan terdiri atas P0 (tanpa pemberian
ekstrak mimba), P1 (2,5 mg/kg BB/hari), P2 (5 mg/kg BB/hari), P3 (10 mg/kg BB/hari),
dan P4 (20 mg/kg BB/hari). Variabel yang diamati meliputi total leukosit serta diferensial
leukosit yang mencakup heterofil, eosinofil, basofil, monosit, dan limfosit. Data hasil
penelitian dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa suplementasi ekstrak
daun mimba melalui air minum pada total leukosit di dapatkan hasil P0 17,00, P1 19,17,
P2 20,00, P3 12,50, dan P4 21,17 dan differensial leukosit heterofil P0 11,32, P1 13,45,
P2 13,21 P3 5,43 dan P4 12,89. Nilai eosinofil P0 0,93, P1 0,84 P2 1,04, P3 0,20 Dan P4
0,66. Nilai basofil pada semua perlakuan di dapatkan hasil 0 pada semua perlakuan. Nilai
monosit pada P0 0,05, P1 0,18, P2 0,07, P3 0,13 dan P4 0,43. Nilai limfosit pada P0 4,71,
P1 4,71, P2 5,68, P3 6,74, dan P4 7,19. Dengan peningkatan dosis ekstrak mimba
menunjukkan kecenderungan memengaruhi respons leukosit, namun tidak menyebabkan
gangguan fisiologis pada ayam. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pemberian
ekstrak daun mimba berpotensi sebagai suplemen fitobiotik dalam mendukung sistem
imun ayam kampung jantan.
Copyright (c) 2026 Nazalul Alvin, Purnama Edy Santosa, Etha `Azizah Hasiib, Siswanto Siswanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Atribusi Creative Commons 4.0.
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini menyetujui ketentuan-ketentuan berikut:
-
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal, dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang mengizinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
-
Penulis dapat membuat perjanjian kontrak terpisah dan tambahan untuk distribusi non-eksklusif dari versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, memuatnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
-
Penulis diizinkan dan didorong untuk memuat karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena hal ini dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).






