Pengaruh Penambahan Dedak Padi dengan Level Berbeda terhadap Kandungan Lemak Kasar dan Protein Kasar Silase Odot (Pennisetum purpureum cv. Mott)
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh serta menentukan tingkat
penambahan dedak padi terbaik terhadap kandungan lemak kasar (LK) dan protein kasar
(PK) pada silase odot. Penelitian dilaksanakan pada Oktober 2025–November 2025 di
Jurusan Peternakan dan Laboratorium Nutrisi dan Makanan Ternak, Jurusan Peternakan,
Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Metode yang digunakan adalah Rancangan
Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 3 perlakuan dan 4 ulangan. Adapun perlakuan
yang diterapkan meliputi P1 : rumput odot + 5% dedak padi, P2 : rumput odot + 10%
dedak padi, P3 : rumput odot + 15% dedak padi. Peubah yang diamati mencakup
kandungan LK dan PK. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Analysis of
Variance (ANOVA), kemudian dilanjutkan dengan Duncan’s Multiple Range Test
(DMRT). Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa level penambahan dedak padi
yang berbeda memberikan pengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap kandungan LK dan
PK silase rumput odot. Berdasarkan hasil uji DMRT, perlakuan P1 memberikan hasil
terbaik dengan kandungan LK sebesar 7,05% dan PK sebesar 15,11%.
Copyright (c) 2026 Sindzu Awang Al Quwata Akbar Ektadinata, Syahrio Tantalo, Etha 'Azizah Hasiib, Liman Liman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Atribusi Creative Commons 4.0.
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini menyetujui ketentuan-ketentuan berikut:
-
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal, dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang mengizinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
-
Penulis dapat membuat perjanjian kontrak terpisah dan tambahan untuk distribusi non-eksklusif dari versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, memuatnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
-
Penulis diizinkan dan didorong untuk memuat karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena hal ini dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).






