Pengaruh Penambahan Dedak Padi dengan Level Berbeda terhadap Kandungan Serat Kasar dan BETN Silase Rumput Odot (Pennisetum purpureum cv. Mott)

  • Thania Naomy Ekydea Putri Universitas Lampung
  • Syahrio Tantalo
  • Etha 'Azizah Hasiib
  • Agung Kusuma Wijaya

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh serta level penambahan dedak padi
terbaik untuk kandungan serat kasar (SK) dan bahan ekstrak tanpa nitrogen (BETN) silase
rumput odot. Pelaksanaan penelitian dilakukan pada Oktober 2025--November 2025 di
Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Penelitian ini
menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 3 perlakuan dan 4
ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu P1: rumput odot + dedak padi 5%, P2: rumput
odot + dedak padi 10%, dan P3: rumput odot + dedak padi 15%. Peubah pada penelitian
ini yaitu kandungan SK dan BETN. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan
Analysis of Variance (ANOVA) dan dilanjutkan dengan Duncan’s Multiple Range Test
(DMRT). Hasil ANOVA menunjukkan penambahan dedak padi dengan level berbeda
berpengaruh sangat nyata (P<0,01) untuk kandungan serat kasar dan BETN silase rumput
odot. Berdasarkan hasil DMRT, P3 merupakan perlakuan terbaik SK (15,97%) dan BETN
(45,28%) silase rumput odot.

Published
2026-11-01
How to Cite
Putri, Thania, Syahrio Tantalo, Etha Hasiib, and Agung Wijaya. 2026. “Pengaruh Penambahan Dedak Padi Dengan Level Berbeda Terhadap Kandungan Serat Kasar Dan BETN Silase Rumput Odot (Pennisetum Purpureum Cv. Mott)”. Jurnal Riset Dan Inovasi Peternakan 10 (4), 539-45. https://doi.org/10.23960/jrip.2026.10.4.539-545.