Performa Kualitatif dan Kuantitatif Kerbau Lumpur di Kecamatan Trimurjo Lampung Tengah
Abstract
Kerbau lumpur (Bubalus bubalis) merupakan sumber daya genetik asli yang berperan
penting sebagai hewan pekerja dan penghasil daging, khususnya di daerah pedesaan.
Namun, produktivitas dan populasi kerbau lumpur di Kecamatan Trimurjo, Kabupaten
Lampung Tengah cenderung menurun akibat pemeliharaan masih tradisional, kurangnya
pencatatan dan perkembangbiakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi
performa kualitatif dan kuantitatif kerbau lumpur di Kecamatan Trimurjo sebagai
landasan upaya pelestarian dan kemajuan kerbau. Penelitian dilakukan pada bulan April–
Mei 2025 di Kecamatan Trimurjo. Materi penelitian meliputi 59 ekor kerbau lumpur yang
mencakup berbagai kelompok umur dan jenis kelamin. Metode yang digunakan adalah
survei dengan teknik snowball sampling. Data kuantitatif meliputi panjang badan, tinggi
pundak, tinggi pinggul, lingkar dada, dan bobot badan, sedangkan data kualitatif meliputi
warna kulit, bentuk tanduk, garis kalung putih, warna kaki, dan jumlah unyeng-unyeng.
Data dianalisis secara deskriptif dengan menghitung rataan, standar deviasi, koefisien
keragaman, dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan sifat kualitatif kerbau lumpur
didominasi oleh warna kulit abu-abu hitam, bentuk tanduk melengkung ke atas, garis
kalung putih ganda, warna kaki abu-abu, serta jumlah unyeng-unyeng dua dan empat.
Sifat kuantitatif menunjukkan adanya keragaman ukuran tubuh yang cukup tinggi.
Panjang badan berada pada rataan 106,3 ± 22,8 cm, lingkar dada memiliki rataan terbesar
yaitu 173,5 ± 50,5 cm, tinggi pundak 116,5 ± 19,7 cm dan tinggi pinggul 113,2 ± 19 cm,
sedangkan bobot badan memiliki rataan 407,6 ± 181,9 kg. Secara umum, performa kerbau
lumpur menunjukkan keragaman fenotipik yang dapat dimanfaatkan dalam seleksi dan
perbaikan mutu genetik populasi kerbau lumpur di Kecamatan Trimurjo.
Copyright (c) 2026 Jefri yadi, Akhmad Dakhlan, Kusuma Adhianto, Arif Qisthon

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Atribusi Creative Commons 4.0.
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini menyetujui ketentuan-ketentuan berikut:
-
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal, dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang mengizinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
-
Penulis dapat membuat perjanjian kontrak terpisah dan tambahan untuk distribusi non-eksklusif dari versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, memuatnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
-
Penulis diizinkan dan didorong untuk memuat karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena hal ini dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).






