Pengaruh Pemberian Premiks dalam Ransum terhadap Konsumsi Ransum, Pertambahan Bobot Badan dan Feed Conversion Ratio pada Sapi Limousin dan Sapi Simmental
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan premiks terhadap
konsumsi ransum, pertambahan bobot badan harian, dan konversi ransum pada sapi
Limousin dan Simmental. Pengambilan sampel penelitian ini telah dilaksanakan pada
November 2025--Januari 2026, yang berlokasi di Kurnia Mandiri Farm, Way Bungur,
Lampung Timur, Provinsi Lampung. Penelitian ini dilakukan menggunakan Rancangan
Acak Kelompok (RAK) pola faktorial 2 × 3, yang terdiri atas 2 perlakuan dan 3 ulangan
dengan 18 ekor sapi Limousin dan Simmental jantan. Data yang diperoleh dianalisis
menggunakan analisis kovarian (Ankova) menggunakan SPSS versi 16 dengan tingkat
kepercayaan 95% (α = 0,05). Jika data berpengaruh nyata (P<0,05) dilanjutkan uji beda
nyata terkecil (BNT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian
premiks dalam ransum hingga taraf 0,4% dan perbedaan bangsa sapi tidak memberikan
pengaruh nyata (P>0,05) terhadap konsumsi ransum, pertambahan bobot badan harian,
maupun konversi ransum. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa
pemberian premiks hingga taraf 0,4% dalam ransum berbasis silase kulit singkong belum
mampu meningkatkan performa produksi sapi Limousin dan Simmental secara signifikan
selama periode penelitian.
Copyright (c) 2026 Ade Laras Apriliani, Arif Qisthon, Muhtarudin Muhtarudin, Muhtarudin Muhtarudin, Kusuma Adhianto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Atribusi Creative Commons 4.0.
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini menyetujui ketentuan-ketentuan berikut:
-
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal, dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang mengizinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
-
Penulis dapat membuat perjanjian kontrak terpisah dan tambahan untuk distribusi non-eksklusif dari versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, memuatnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
-
Penulis diizinkan dan didorong untuk memuat karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena hal ini dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).






