Pengaruh Penggunaan Karbohidrat yang Berbeda dalam Pengencer Tris Kuning Telur terhadap Kualitas Semen Cair Kambing Boer
Abstract
Penelitian ini bermaksud guna mengetahui pengaruh penggunaan glukosa, fruktosa, dan
sukrosa dalam bahan pengencer Tris Kuning Telur terhadap kualitas semen cair kambing
boer serta menentukan perlakuan terbaik dalam menjaga kualitas semen selama
penyimpanan pada suhu ruang. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan
Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan karbohidrat, yaitu P1 (glukosa 2,5 g), P2
(fruktosa 2,5 g), dan P3 (sukrosa 2,5 g), setiap perlakuan terdiri atas lima kali ulangan.
Parameter yang diamati ialah abnormalitas, motilitas individu, dan viabilitas spermatozoa
yang diperiksa setiap jam mulai dari jam ke-0 hingga jam ke-4 yang disimpan pada suhu
ruang. Jenis karbohidrat yang berbeda menunjukkan bahwa penambahan beragam jenis
karbohidrat signifikan (P<0,01) terhadap motilitas individu jam ke-0 dan viabilitas jam
ke-1 hingga jam ke-4. Selain itu, perlakuan juga signifikan (P<0,05) pada motilitas
individu jam ke-1 hingga jam ke-3 dan viabilitas jam ke-0, namun tidak memberikan
pengaruh nyata (P>0,05) terhadap abnormalitas spermatozoa kambing boer. Perlakuan
P2 (fruktosa) menunjukkan kualitas terbaik dibandingkan perlakuan lainnya dengan
mempertahankan rata-rata motilitas sebesar 44,00 ± 2,24% dan viabilitas 65,16 ± 1,32%
hingga jam ke-3 penyimpanan.
Copyright (c) 2026 Wisda Fouri Syahputra, Sri Suharyati, Madi Hartono, Siswanto Siswanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Atribusi Creative Commons 4.0.
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini menyetujui ketentuan-ketentuan berikut:
-
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal, dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang mengizinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
-
Penulis dapat membuat perjanjian kontrak terpisah dan tambahan untuk distribusi non-eksklusif dari versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, memuatnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
-
Penulis diizinkan dan didorong untuk memuat karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena hal ini dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).






