Pendugaan Bobot Badan Sapi Limpo Dengan Persamaan Schoorl, Denmark, Dan Winter Eropa Di Kecamatan Terbanggi Besar Kabupaten Lampung Tengah
Abstract
Bobot badan termasuk parameter penting dalam menentukan nilai ekonomi serta
manajemen pemeliharaan sapi potong, namun penimbangan langsung menggunakan
timbangan digital masih sulit diterapkan oleh peternak rakyat karena keterbatasan sarana
dan biaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pendugaan bobot badan sapi
LimPO dengan rumus Schoorl, Denmark, dan Winter Eropa serta menentukan rumus
paling akurat. Penelitian dilaksanakan pada November 2025 di Kecamatan Terbanggi
Besar, Kabupaten Lampung Tengah menggunakan 120 ekor sapi LimPO jantan dan
betina berumur 2--3 tahun. Peubah yang diamati terdiri atas lingkar dada, panjang badan,
dan bobot badan aktual, kemudian dianalisis untuk mengetahui koefisien korelasi (r) dan
koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian memperlihatkan rata-rata bobot badan aktual
sapi LimPO adalah 375 ± 58,1 kg, dengan lingkar dada 168,6 ± 10,4 cm dan panjang
badan 131,3 ± 7,5 cm. Lingkar dada memiliki korelasi sangat kuat dengan bobot badan
aktual yaitu r = 0,92 dan panjang badan memiliki korelasi lebih rendah r = 0,78.
Sedangkan koefisien determinasi antara lingkar dada dengan bobot badan aktual R² =
0,85 dan panjang badan memiliki korelasi R² = 0,60. Rumus Winter Eropa menunjukkan
tingkat akurasi paling tinggi dengan nilai koefisien korelasi tertinggi r = 0,95 diikuti
rumus Schoorl dan Denmark dengan hasil sama r = 0,92. Begitu juga dengan koefisien
determinasi, rumus Winter Eropa menunjukan nilai paling tinggi R² = 0,90 serta rumus
Schoorl dan Denmark dengan hasil sama R² = 0,85. Menurut hasil penelitian dapat
disimpulkan bahwa rumus Winter Eropa merupakan rumus paling akurat untuk menduga
bobot badan sapi LimPO di Kecamatan Terbanggi Besar.
Copyright (c) 2026 Ririn Eka Firdaus, Akhmad Dakhlan, Dian Kurniawati, Kusuma Adhianto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Atribusi Creative Commons 4.0.
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini menyetujui ketentuan-ketentuan berikut:
-
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal, dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang mengizinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
-
Penulis dapat membuat perjanjian kontrak terpisah dan tambahan untuk distribusi non-eksklusif dari versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, memuatnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
-
Penulis diizinkan dan didorong untuk memuat karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena hal ini dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).






