PENGARUH METODE PEMBERIAN RANSUM PADA SIANG DAN MALAM HARI TERHADAP RESPON FISIOLOGIS AYAM JANTAN TIPE MEDIUM DI KANDANG POSTAL
Abstract
This study aimed to determine the effect of the method of giving rations during the day and night on the physiological response (respiratory rate, rectal temperature, and heart rate) of medium type roosters in postal cages and to determine the effect of the best day and night ration methods on physiological response of medium type rooster in postal cage. This study used a Completely Randomized Design (CRD), consisting of three treatments with six replications, those were P1: 30% day and 70% night ration; P2: 50% day and 50% night ration; P3: 70% day and 30% night ration.
The chicken used was male Lohman strain medium type of 144 chickens. The resulting data were analyzed with variance at 5% level. The results showed that the influence of day and night administration method was not different (P > 0.05) on the frequency of breath (51.73 to 55.27 Times/min), rectal temperature (41.13 to 41.16oC), and heart rate frequency (421.2 to 434.7 times/minute).
Keywords: Day and night rationing, Medium type rooster, Physiological response, Postal cage
Downloads
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Atribusi Creative Commons 4.0.
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini menyetujui ketentuan-ketentuan berikut:
-
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal, dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang mengizinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
-
Penulis dapat membuat perjanjian kontrak terpisah dan tambahan untuk distribusi non-eksklusif dari versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, memuatnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
-
Penulis diizinkan dan didorong untuk memuat karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena hal ini dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).








