PERFORMA KUALITATIF KAMBING RAMBON BETINA PASCASAPIH (STUDI KASUS DI DUSUN V DESA SUNGAI LANGKA KECAMATAN GEDONG TATAAN KABUPATEN PESAWARAN)
Abstract
This study aimed to determine the qualitative performance of female Rambon goat (Ettawa Grade x Kacang goat) at post-weaning. This reaserch was conducted in January - February 2020 in Dusun V of Sungai Langka village, Gedong Tataan district, Pesawaran regency, Lampung. The research used a survey method with case study in Dusun V of Sungai Langka village, Gedong Tataan district, Pesawaran regency, Lampung. Observation on the qualitative performance of Rambon goat at post-weaning aged 4 months to 1 year included the color of head, the color of the body, the color of legs, the color of the tail, the color of ears, head shape, body shape, ears shape, ayes shape, face shape, face profile, availability of tail hair or not, and the shape of the horns of the goat. Rambon goats used in this study were 47 female goats at post-weaning age. The results of this research showed that qualitative performance of post-weaning female Rambon goat in Sungai Langka village, Gedong Tataan district, Pesawaran regency were more similar to those of Ettawa Grade goat (PE goat) compared to those of Kacang goat.
Key Words: Rambon goat, Qualitative performance, Post-weaning
Downloads
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Atribusi Creative Commons 4.0.
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini menyetujui ketentuan-ketentuan berikut:
-
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal, dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang mengizinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
-
Penulis dapat membuat perjanjian kontrak terpisah dan tambahan untuk distribusi non-eksklusif dari versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, memuatnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
-
Penulis diizinkan dan didorong untuk memuat karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena hal ini dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).








