PENGARUH SUPLEMENTASI TEPUNG KROKOT (Portulaca oleraceae l) DENGAN TARAF YANG BERBEDA TERHADAP KADAR TOTAL PROTEIN PLASMA, ALBUMIN DAN GLOBULIN KAMBING JAWARANDU (Capra aegagrus hircus)
Abstract
This study aimed to determine the best dose of purslane flour on total plasma protein, albumin, and globulin in Jawarandu Goats. This research was conducted in February-March 2021 at the Rambon Asri Farmer Group, Rejo Asri Village, Seputih Raman District, Central Lampung Regency, Lampung Province. Examination of total plasma protein, albumin, and globulin was carried out at the Veterinary Center of Lampung Province. The experimental design used was a completely randomized design (CRD) with 4 treatments and 5 replications. The treatments were basal ration (P0), basal ration with 5% purslane flour supplementation (P1), basal ration with 10% purslane flour supplementation (P2), and basal ration with 15% purslane flour supplementation (P3). The data obtained were analyzed using analysis of variance with a significance level of 5%. The results showed that purslane flour supplementation had no significant effect (P>0.05) on total plasma protein, albumin, and blood globulin of Jawarandu Goats but remained in the normal range.
Keywords : Albumi, Globulin, Jawarandu goat, Purslane flour, Total plasma protein
Downloads
References
Badan Pusat Statistik. 2012. Badan Pusat Statistik Tabel Dinamis. Diambil kembali dari Badan Pusat Statistik https://www.bps.go.id/site/resultTab. Diakses pada 11 November 2020.
Ballmer, P. E. 2001. Causes and mechanisms of hypoalbuminaemia. J Nutrition, 20 (3): 271--273.
Barbosa., J. M. Filho., A. A. Alencar., X. P. Nunes., A. C. A. Tomaz., J. G. Sena., P. F. Athayde., M. S. Silva., M. F. V. Souza., and E. V. L. dacunha. 2008. Sources of alpha, beta, gamma, delta and epsilon-carotenes: A twentieth century review. J.Rev Bras Farmacogn. 18:135--154.
Girindra, A., dan M. D. Soedarno. 1988. Penuntun Praktikum Biokimia. PAU Pangan dan Gizi. Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Harjanto, D. 2017. Perbedaan Kadar Albumin Darah Berdasarkan Lama Waktu Inkubasi. Universitas Muhammadiyah Semarang.
Joko, A. S. 2021. Kadar Total Protein Plasma Kambing Jawarandu. Balai Veteriner Lampung. Lampung.
Kaslow, J. E. 2010. Analysis of Serum Protein. Santa Ana : 720 North Tustin Avenue Suite 104. CA.
Nurfahmi, N. 2014. Kadar Total Protein pada Penderita Gagal Ginjal Akut. Universitas Muhammadiyah. Semarang.
Permentan. 2014. Peraturan Menteri Pertanian Nomor 102 Tahun 2014 tentang Pedoman Pembibitan Kambing dan Domba yang baik. Jakarta: Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Sari, B. 2017. Beternak Kambing Unggul. Cetakan ke-XV. Penebar Swadaya. Jakarta.
Segara, R. B., M. Hartono., and S. Suharyati. 2018. Pengaruh infestasi cacing saluran pencernaan terhadap bobot tubuh kambing saburai pada kelompok ternak di Kecamatan Gedong Tataan. Kabupaten Pesawaran. Provinsi Lampung. Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan, 2(1) : 14 – 19.
Simoes, J. G., M. Rosane., T. Medeiros., A. Márcia., Medeiros., G. O. Robério., F. M. Antonio., Dantas., dan R.C. Franklin. 2018. Keracunan nitrat dan nitrit pada domba dan kambing disebabkan oleh konsumsi (Portulaca Oleracea). J. Brazilian Journal of Veterinary Research. 38 : 1549--1553
Simopoulos, A. P. 2014. Omega-6/omega-3 essential fatty acid ratio and chronic diseases. J. Food Reviews International 2004; 20: 77--90.
______________ 2004. Omega-3 fatty acids in inflammation and autoimmune disease. J. Am Coll of Nutr. 21: 495--505.
Steel, R. G. D., and J. H. Torrie. 1991. Prinsip dan Prosedur Statistik. Suatu Pendekatan Biometrik. Alih Bahasa Ir. B. Soemantri. Ed II. Gramedia Jakarta.
Widhyari, S. D., S. Widodo., I. K. Sutama., I. W. Teguh., M. R. Toeleihere., and A. Esfandyari. 2011. The effect of suplementation of Zn on leukocyte cell profiles and its phagocytosis ability on PE goat during peri-parturient period. J. IRIAP Indonesia, LRI /COA-Taiwan ROC. p. 88—94.
Copyright (c) 2022 Andi Setiawan, Siswanto Siswanto, Erwanto Erwanto, Muhtarudin Muhtarudin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Atribusi Creative Commons 4.0.
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini menyetujui ketentuan-ketentuan berikut:
-
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal, dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang mengizinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
-
Penulis dapat membuat perjanjian kontrak terpisah dan tambahan untuk distribusi non-eksklusif dari versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, memuatnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
-
Penulis diizinkan dan didorong untuk memuat karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena hal ini dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).








