PERBANDINGAN KUALITAS KIMIA DAGING SAPI BRAHMAN CROSS DARI FEEDLOTER DAN PETERNAKAN RAKYAT DI WILAYAH LAMPUNG
Abstract
This study aimed to determine the chemical quality (water content, fat content, and protein content) of Brahman Cross (BX) beef originating from feedloters and people's farms in Lampung Region. This research was carried out in November--December 2021 at the Slaughterhouse and Animal Nutrition and Feeding Laboratory, Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung. The research method carried out in this study was a survey. The meat samples came from 12 cattles taken from the Slaughterhouse that has collaborated with feedloters and catlles broker. The variables observed in this study were water content, fat content, and protein content. The data used in this study consisted of primary data. Primary data obtained from observations and analyzed descriptively. The results showed that the best (lowest) water content came from people’s farms ranging from 74.13--76.39%, the best (highest) protein content came from feedloters ranging from 16.44--18.54%, and there is no difference in fat content between feedloters and people farms ranging from 2.32--2.56%.
Keywords: Brahman Cross, Chemical quality, Feedloters, meat, People’s farms
Downloads
References
Anggorodi, R. 1994. Ilmu Makanan Ternak Umum. PT Gramedia. Jakarta.
Badan Pusat Statistik. 2020. Populasi Sapi Potong Tahun 2018-2020. https://www.bps.go.id/indicator/24/469/1/populasi-sapi-potong-menurut -provinsi.html. Diakses pada 2 Maret 2021.
Brahmantiyo, B. 2000. Sifat fisik dan kimia daging sapi brahman cross, angus dan murray grey. Media Veteriner. 7(2): 9-11.
Buckle, K.A., R.A, Edwards, G.H. Fleet, dan M. Wootton. 1987. Ilmu Pangan (Diterjemahkan). UI Press. Jakarta.
Buckle, K.A., R.A, Edwards, G.H. Fleet, dan M. Wootton,. 2007. Ilmu Pangan (Food Science). UI Press. Jakarta.
Dhuljaman, M., N. Sugana, A. Natasasmita, dan A. R. Lubis. 1984. Studi Kualitas Karkas Domba Lokal Priangan Berdasarkan Jenis Kelamin dan Pengelompokan Bobot Potong Domba dan Kambing Indonesia. Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan. Bogor.
Erlita, Y. 2017. Jenis Pakan Ternak dan Kandungan Nutrisinya. Portal Resmi Provinsi Sumatera Barat Sumbarpro.go.id. Diakses pada Senin 26 April 2021.
Fernãndez-Dueńas, D.M, A.J. Myers, S.M. Scramlin, C.W. Parks, S.N. Carr, J. Killefer, dan F.K. McKeith. 2008. Carcass, meat quality and sensory characteristics of heavy body weight pigs fed. Journal Animal Science. 86(12): 3544-3550.
Firdaus, M. 2009. Karakteristik Fisiko Kimia dan Organoleptik Daging Sapi Aceh dan Brahman Cross pada Suhu 40°C. Tesis. Universitas Sumatera Utara. Medan.
Hernando, D., D. Septinova, dan K. Adhianto. 2015. Kadar air dan total mikroba pada daging sapi di tempat pemotongan hewan (TPH) Bandar Lampung. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu. 3(1): 61-67.
Kusdaryanti Rita Dyah. 2019. Mekanisme Pembentukan Marbling atau Perlemakan. Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak. BBPTU HPT Baturraden. Jawa Tengah.
Lawrie, R. A. 2003. Ilmu Daging Edisi Ke-5 (Diterjemahkan). Universitas Indonesia Press. Jakarta.
Minish, G. L. dan D. G. Fox. 1979. Beef Production and Management. Reston Publishing Co., Inc. A Prentice-Hall Co. Virginia.
Ngadiyono. N, G. Murdjito, A. Agus dan U. Supriyana., 2008. Performances of male ongole crossbred cattle on two kinds of concentrate with different quality. .Journal Tropical Animal Agriculture. 33(4): 282-286.
Prasetya, N., S. Subekti, Kismiyati. 2013. Prevalensi ektoparasit yang menyerang benih ikan koi (Cyprinus carpio) di bursa ikan hias Surabaya. Journal Ilmiah Perikanan dan Kelautan. 5(1): 113-116.
Prasetyo H., M. C. Padaga, dan M.E. Sawitri. 2013. Kajian kualitas fisiko kimia daging sapi di Pasar Kota Malang. Journal Ilmu dan Teknologi Hasil Ternak. 8(2):1-8.
Purnomo H. 1986. Aspects of The Stability of Intermediate Moisture Meat. Tesis. The University of New South Wales. Australia.
Rosyidi D., M. Ardhana , dan R. D. Santoso. 2000. Kualitas daging domba ekor gemuk (deg) betina periode lepas sapih dengan perlakuan docking dan tingkat pemberian konsentrat ditinjau dari kadar air, kadar lemak dan kadar protein. Journal Ilmu-Ilmu Peternakan. 7(2): 106-110.
Soeparno. 2009. Ilmu dan Teknologi Daging Cetakan V. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.
Soeparno 2005. Ilmu dan Teknologi Daging Cetakan IV. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.
Suwignyo, B., R. Utomo, Y. Erwanto, dan A. Agus. 2010. Utilization of complete feed based on fermented rice straw for australian commercial cross steer on carcass and meat quality. The 5th Internatinal Seminar on Tropical Animal Production. Yogyakarta.
Wahyuni, T. O., dan T. Hertiani. 2016. Dpph radical scavenging activity, total phenolics and flavonoids of water soluble extracts derived from leaves and fruit of ficus carica L. and ficus parietalis Bl. Journal Traditional Medicine. 2(1): 86-92.
Copyright (c) 2022 Deva Cahyasari, Ali Husni, Liman Liman, Arif Qisthon

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Atribusi Creative Commons 4.0.
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini menyetujui ketentuan-ketentuan berikut:
-
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal, dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang mengizinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
-
Penulis dapat membuat perjanjian kontrak terpisah dan tambahan untuk distribusi non-eksklusif dari versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, memuatnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
-
Penulis diizinkan dan didorong untuk memuat karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena hal ini dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).








