PROFIL TITER ANTIBODI AVIAN INFLUENZA (AI) DAN NEWCASTLE DISEASE (ND) PADA AYAM KAMPUNG JANTAN DENGAN PEMBERIAN EKSTRAK SAMBILOTO
Abstract
Pemenuhan produksi ternak ayam kampung yang baik memerlukan ketersediaan obat hewan. Pencegahan kasus penyakit dapat dihindari dengan meningkatkan titer antibodi. Peningkatan sistem kekebalan tubuh atau antibodi dapat dilakukan dengan pemberian bahan herbal tambahan sebagai immunomodulator menggunakan ekstrak Sambiloto. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak Sambiloto (Andrographis paniculata) terhadap titer antibodi AI dan ND ayam kampung jantan. Penelitian ini dilaksanakan pada Januari 2022 hingga Maret 2022 di Kandang Laboratorium Lapang Terpadu Fakultas Pertanian, Universitas Lampung dan Laboratorium Medilab PT Medion Indonesia. Penelitian ini terdiri dari 4 perlakuan dan 3 ulangan yaitu P0 sebagai kontrol, dan perlakuan pemberian ekstrak Sambiloto pada P1 sebanyak 3 mg/kg BB/hari; P2 sebanyak 6 mg/kg BB/hari; P3 sebanyak 12 mg/kg BB/hari. Hasil penelitian ini dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata- rata titer antibodi ND yang tertinggi yaitu pada P0 (1237,3), sedangkan nilai titer antibodi AI yang tertinggi yaitu pada P3 (10,28).
Downloads
References
Abbas,A. K., A. H. Lichtman, dan Pillai. 2015. Cellular and Molecelular Immunology. Elsevier Saunders. Philadelphia.
Akoso, B.T. 2006. Flu Burung Penyakit Menular pada Hewan dan Manusia. Kanisius. Yogyakarta.
Allan, W. H., J. E. Lancaster, dan B. Toth. 1978. Newcastle Disease Vaccine. Their Production and Use. Food and Agricultural Journal 15(1):151-160.
Baratawidjaja. 2004. Imunologi Dasar Edisi 6. Balai Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Jakarta.
Cahyaningsih., Setiawan K., Ekastuti. 2004. Tumbuhan Obat Indonesia XXIV. Pusat Studi Biofarmaka. Bogor.
Damayanti, R., Dharmayanti, N.I., Indriani, R. and Wiyono, A.S., 2004. The Clinico-Pathological Effects of Chicken Infected with Highly Pathogenic Avian Influenza in Some Farms Located in East Java and West Java. Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner, 9(2): 6-10.
Kumoro, A.C. and Hasan M. 2006. Modelling of Andrographolide Extraction from Andrographis paniculata Leaves in a Soxhlet Extractor. Prosiding of the 1st International Conference on Natural Resources Engineering dan Technology 2006. 24-25th July 2006. Malaysia. 92(1): 291-295.
Muhlisah F. 2006. Tanaman Obat Keluarga. Penebar Swadaya. Jakarta.
Office International Epizootic. 2002. Animal Disease Data (Newcastle Disease) http://www.oie.animal-health-in-the -world/animal disease/Newcastle- disease. diakses pada 17 November 2021.
Office International Epizootic. 2004. Highly Pathogenic Avian Influenza Manual Diagnostic Test and Vaccines for Terrestrial Animals. 5th Edition. Paris.
PT. Medion. 2019. Proyeksi Tren Penyakit Unggas 2020. https://www.medion.co.id/id/proyeksi-tren-penyakit-unggas-2020 diakses pada 20 November 2021.
Pinca, Djati M.S., Rifa’I, M. 2013. Analisis Mobilisasi Sel T CD4+ dan CD8+ pada Timus Ayam Pedaging Pasca Infeksi Salmonella typhimurium dan Pemberian Simplisia Polyscias obtuse. Jurnal Biotropika 1(1):.27-32. Malang: Universitas Brawijaya.
Puri A., R. P. Saxena, Srivastava, dan Tandon J. S. 1993. Immunostimulant Agents from Andrographis paniculata. http://www.ncbi.nlm.gov/pubme/8377022. Diakses pada 17 November 2021.
Royani, J.I., Hardianto, D. and Wahyuni, S., 2014. Analisa Kandungan Andrographolide pada Tanaman Sambiloto (Andrographis paniculata) dari 12 lokasi di Pulau Jawa. Jurnal Bioteknologi & Biosains Indonesia (JBBI) 1(1):15-20.
Solang, M., Hamidun, S. dan Uno, W.D., 2022. Profil Titer Antibodi AI Melalui Uji HI dan Identifikasi Penerapan Biosekuriti di Peternakan Ayam Filiphine Kota Gorontalo. Jurnal Biospecies, 15(1): 16-22.
Tenggara F., Y. Rizka, dan K. Parisihni. 2014. Daya Hambat Ekstrak Daun Sirsak (Annona muricata Linn) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Mixed Periodontopatogen. J.Kedokteran Gigi 8(2):103-226.
Tizard. 2009. Pengantar Imunologi Veteriner. Universitas Airlangga. Surabaya.
Copyright (c) 2022 Sherina Dewi Maulita, Purnama Edy Santosa, Sri Suharyati, Madi Hartono

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Atribusi Creative Commons 4.0.
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini menyetujui ketentuan-ketentuan berikut:
-
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal, dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang mengizinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
-
Penulis dapat membuat perjanjian kontrak terpisah dan tambahan untuk distribusi non-eksklusif dari versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, memuatnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
-
Penulis diizinkan dan didorong untuk memuat karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena hal ini dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).








