KORELASI ANTARA BOBOT BADAN DAN DIMENSI TUBUH PADA SAPI PERANAKAN ONGOLE JANTAN PADA UMUR 7—12 BULAN DI DESA WAWASAN KECAMATAN TANJUNGSARI KABUPATEN LAMPUNG SELATAN
Abstract
The aim of the research to know correlation size between body weight and body dimensions in male Ongole Crossbreed cattle of age 7—12 months. This research was held in July—August 2018 on Ongole Breeding Centre at Wawasan Village, Tanjungsari District, South Lampung Regency The research used survey method. Data collection was done by taking measurement body weight and body dimension on male Ongole Crossbreed Cattle of age 7—12 month from 30 head Ongole Crossbreed cattle at 4 farmer groups in Wawasan Village. Data were doing based on groups analyzed using correlation analysis. The highest value of quantitative perfomance is Marga Jaya IV livestock groups (body weight 110.5±17.62 kg, body length 95.66±10.69 cm, chest size 124.5±9.35 cm, back height 113.16±8.81 cm, head width 18.33±1.03 cm, head length 42.16±2.31 cm), while the lowest value of quantitative perfomance in Bumi Asih Sejahtera livestock groups (body weight 93.75±19.86 kg, body length 90.37±14.33 cm, chest size 114.87±11.26 cm, back height 107.5±11.80 cm, head width 16.87±2.58 cm, head length 38.87±6.03 cm). The result showed the correlation in Wawasan Village, Tanjungsari District, South Lampung Regency it was 0,72. In conclusion of the research results between body weight and body dimensions has a high correlation.
Keywords: Correlation, Body weight, Body dimensions, Ongole Crossbreed Cattle
Downloads
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Atribusi Creative Commons 4.0.
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini menyetujui ketentuan-ketentuan berikut:
-
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal, dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang mengizinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
-
Penulis dapat membuat perjanjian kontrak terpisah dan tambahan untuk distribusi non-eksklusif dari versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, memuatnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
-
Penulis diizinkan dan didorong untuk memuat karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena hal ini dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).








