STATUS REPRODUKSI DAN ESTIMASI OUTPUT SAPI PERANAKAN ONGOLE DI DESA PURWODADI DALAM DAN WONODADI, KECAMATAN TANJUNG SARI KABUPATEN LAMPUNG SELATAN
Abstract
The aim of this research was to know the status of reproduction, NI, NRR, and Output Grade Crossbred Ongole Cattle In Purwodadi Dalam Village And Wonodadi, Tanjung Sari District South Lampung Regency, Lampung Province. The research was carried out for two months, started in January until February 2018. The data was taken from all of the cattle farmers Grade Crossbred Ongole Cattle in Purwodadi Dalam and Wonodadi Village. The result showed that reproduction status Grade Crossbred Ongole Cattle in Purwodadi Dalam is the first mating age of PO cattle was 17,62 months; S/C 1,80 months; calving interval 12,92 months; the age limit of female cattle maintenance 7,88 years; use of female cattle in breeding areas 6,47 years; natural increase 28,16 %; and output 28,64 % while reproduction status Grade Crossbred Ongole Cattle in Wonodadi Village is the first mating age of PO cattle was 17,89 months; S/C 1,98 months; calving interval 13,02 months; the age limit of female cattle maintenance 7,84 years; use of female cattle in breeding areas 6,17 years; natural increase 22,43 %; and output 23,06 %.
Key words: Status Reproduction, Estimation Output, Grade Crossbred Ongole Cattle
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Atribusi Creative Commons 4.0.
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini menyetujui ketentuan-ketentuan berikut:
-
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal, dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang mengizinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
-
Penulis dapat membuat perjanjian kontrak terpisah dan tambahan untuk distribusi non-eksklusif dari versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, memuatnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
-
Penulis diizinkan dan didorong untuk memuat karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena hal ini dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).








