SIFAT FISIK DAN TOTAL BAKTERI ASAM LAKTAT (BAL) YOGHURT DENGAN BAHAN BAKU SUSU SAPI YANG BERBEDA
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh berbagai bahan baku susu sapi yang berbeda terhadap nilai total asam, pH, dan BAL yoghurt dan mengetahui bahan baku susu sapi olahan terbaik terhadap nilai pH, total asam, dan BAL yoghurt. Penelitian ini dilaksanakan pada Juni 2022 di Laboratorium Produksi dan Reproduksi Ternak, Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung, dan Laboratorium Teknologi Hasil Pertanian, Politeknik Negri Lampung. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 3 perlakuan yaitu P1: susu pasteurisasi full cream, P2 : susu UHT full cream, P3 : susu bubuk full cream dengan 5 ulangan. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis of varian (ANOVA) dengan taraf 5% dan 1% dan dilanjutkan Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian terhadap uji total asam yoghurt tidak berpengaruh nayta (P>0,05) dengan nilai rata-rata perlakuan yaitu 0,73 % (P1); 0,66 % (P2); 0,63 % (P3). Pada analisis uji pH yoghurt menunjukkan hasil yang berpengaruh nyata (P<0,05) dengan nilai rata-rata perlakuan yaitu 4,20 (P1); 4,36 (P2); 4,46 (P3). Hasil analisis uji Bakteri Asam Laktat (BAL) yoghurt menunjukkan hasil berpengaruh nyata (P<0,05) dengan nilai rata-rata pada tiap perlakuan yaitu P1: 13,64x109 CFU/ml, P2: 1,98x109 CFU/ml, P3: 0,282x109 CFU/ml. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa perlakuan dengan berbagai bahan baku susu yang berbeda terhadap total asam laktat, pH dan bakteri asam laktat (BAL) yoghurt yaitu dengan bahan baku susu pasteurisasi full cream karena menunjukkan nilai yang mendekati Standar Nasional Indonesia (SNI) yoghurt.
Downloads
References
AOAC. 1984. Official Methodes of Analysis of the Association of Analytical Chemist. 14th ed. AOAC Inc.Arington. Virginia.
Badan Pusat Statistik. 2019. Produksi Susu Segar menurut Provinsi (Ton).
Fardiaz, S. 1993. Analisis Mikrobiologi Pangan. PT. Raja Grafindo Persada. Jakarta.
Herastuti, S. R., R. S. Sujiman, Dan N. Ningsih. 1994. Pembuatan Pati Gude (Cajanus Cajan L.) Dan Pemanfaatan Hasil Sampingnya Dalam Pembuatan Yoghurt Dan Tahu. Laporan Hasil Penelitian. Fakultas Pertanian UNSOED. Purwokerto.
Kamara, D. S., S. D. Rachman, R. W. Pasisca, S. Djadjasoepana, O. Suprijana, I. Idar, dan S. Ishmayana. 2015. Pembuatan dan aktivitas antibakteri yoghurt hasil fermentasi tiga bakteri (Lactobacilllus bulgaricus, Streptococcus thermophilus, Lactobacilus acidhopilus). Jurnal Al-Kimia. 2(4) : 22—33.
Mulyani, S., A. M. Legowo, dan A. A. Mahanani., 2008. Viabilitas bakteri asam laktat, keasaman dan waktu pelelehan es krim probiotik menggunakan starter Lactobacillus casei dan Bifidobacterium bifidum. J. Indon. Trop. Anim. Agric. 33 (2) : 120--125.
Nofrianty, R., F. Ajima, R. Elyasmi, 2013. Pengaruh penambahan madu terhadapmutu yoghurt jagung. Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan 2(2): 60--67.
Nur, D. M., E. setyowati, dan S. wahyuningsih. 2015. Performans Produksi Susu Kambing Peranakan Etawah (PE) Berdasarkan Paritas, Umur, Bobot Badan, dan Status Kebuntingan di "Madukara Farm", Kota Batu. Universitas Brawijaya.
Rulifa, N., N. Lubis, dan E. Cahyati J. 2021.Pengaruh proses fermentasi terhadap kandungan asam laktat pada makanan fermentasi. Jurnal Ilmiah Farmasi. 10(2) : 1—6.
Sulmiyati, N. Ali, Marsudi. 2018 Kajian kualitas fisik susu kambing peranakan ettawa (pe) dengan metode pasteurisasi yang berbeda. JITP. 4(3) : 130—134.
Standarisasi Nasional Indonesia. 2009. Pengertian dan Syarat Mutu Susu Fermentasi. No.01-7552-2009. Badan Standarisasi Nasional.
Volk, W. F., dan M. F. Wheeler. 1993. Mikrobiologi Dasar. Edisi Kelima. Jilid 1. Penerbit Erlangga. Jakarta.
Widodo, W. 2002. Bioteknologi Fermentasi Susu. Pusat Pengembangan Bioteknologi. Universitas Muhammadiyah Malang. Malang.
Winarno, F. G. 2003. Ilmu Pangan Gizi. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.
Yusmarini dan Efendi, 2004. Evaluasi mutu soyghurt yang dibuat dengan penambahan beberapa jenis gula. Jurnal Natur Indonesia, 6(5): 104--110.
Copyright (c) 2023 Muhammad Rafif Nugroho, Veronica Wanniatie, Arif Qisthon, Dian Septinova

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Atribusi Creative Commons 4.0.
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini menyetujui ketentuan-ketentuan berikut:
-
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal, dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang mengizinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
-
Penulis dapat membuat perjanjian kontrak terpisah dan tambahan untuk distribusi non-eksklusif dari versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, memuatnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
-
Penulis diizinkan dan didorong untuk memuat karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena hal ini dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).








