Pengaruh Pemberian Makro Mineral (Ca dan Mg) terhadap Total Protein Plasma dan Glukosa Darah pada Domba Ekor Tipis Jantan
Abstract
Biaya pemeliharaan domba sendiri 60-80% digunakan untuk penyediaaan pakan. Dengan memperhatikan kandungan nutrien dan menambahkan beberapa bahan pakan menjadi salah satu faktor penentu dalam meningkatkan produktivitas ternak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian makro mineral (Ca dan Mg) dalam ransum terhadap total protein plasma dan glukosa darah domba ekor tipis jantan. Pemeriksaan total protein plasma dan glukosa darah dilakukan di pramitra biolab Indonesia. Rancangan percobaan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK) berdasarkan bobot badan dengan 3 perlakuan dan 5 ulangan. Percobaan dilakukan pada 15 ekor domba ekor tipis jantan. Perlakuan yang diberikan yaitu P0: ransum basal 100%; P1: ransum basal 100% + CaCl2 25,7 ml/kg BK dan MgCl2 6,5 ml/kg BK; dan P2: ransum basal 100% + Ca lysinat 25,7 ml/kg BK dan Mg lysinat 6,5 ml/kg BK. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis sidik ragam dengan taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P0, P1, dan P2 tidak berpengaruh nyata terhadap total protein plasma dan glukosa darah. Rata-rata total protein plasma 7,4±0,54 g/dL (P0), 7,1±0,28 g/dL (P1), 7,2±0,38 g/dL (P2), dan rata-rata glukosa darah 73,4±7,09 mg/dL (P0), 75±8,28 mg/dL (P1), 70±2,35 mg/dL (P2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mineral makro (Ca dan Mg) tidak mempengaruhi total protein plasma dan glukosa darah domba ekor tipis jantan.
References
Anton, A., L.M. Kasip, L. Wirapribadi, S.N. Depamede, dan A.R.S. Asih. 2016. Perubahan status fisiologis dan bobot badan sapi bali bibit yang diantarpulaukan dari pulau lombok ke kalimantan barat. Jurnal Ilmu dan Tekhnologi Peternakan. 2(1): 86-95.
Badan Pusat Statistik. 2022. Populasi domba menurut Provinsi. https://www.bps.go.id/indicator/24/473/1/populasi-domba-menurut-provinsi.html. Diakses tanggal 8 Agustus 2023.
Blackwell, W., J.J. Kaneko, J.W. Harvey, dan M.L. Bruss. 2011. Clinical Biochemistry of Domestic Animals 6th. Academic Press. New York.
Boorman, K.N. 1980. Dietary Constraints on Nitrogen Retention. Protein Deposition in Animals. Butterworths. London.
Bulent E. 2012. reference values for hematological and biochemical parameters in saanen goats breeding in Afyonkarahisar province Kocatepe. Vet. Journal. 5(1): 7–11.
Carvalho, M.D.C.D., Soeparno, dan N. Ngadiyono. 2010. Pertumbuhan dan produksi karkas sapi peranakan ongole dan Simental peranakan ongole jantan yang dipelihara secara feedlot. Buletin Peternakan. 34(1): 38-46.
Cwynar, P., R. Kolacz, dan A. Czerki. 2014. Effect of heat stress on physiological parameters and blood composition in polish merino rams. Berliner und Münchener Tierärztliche Wochenschrift. 127(1) :177-182.
Emmanuel, B. 1981. Autoregulation of urea cycle by urea in mammalian species. Comp Biochem Physiol. Los Angeles.
Fever JlF. 2007. Pedoman Pemeriksaan Laboratorium dan Diagnostic, EGC. Jakarta.
Guyton A. C., dan J.E. Hall. 1997. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. EGC. Jakarta.
Kaslow, J. E. 2010. Analysis of Serum Protein. Santa Ana. North Tustin Avenue Suite.
Lassen, E. D. 2004. Laboratory evaluation of plasma and serum protein. Lippincott Williams and Wilkins. Maryland.
Lendrawati, R. Priyanto, M. Yamin, A. Jayanegara, W. Manalu, dan Desrial. 2019. Respon fisiologis dan penyusutan bobot badan domba lokal jantan terhadap transportasi dengan posisi berbeda dalam kendaraan. Jurnal Agripet. 19(1): 1-2.
Linder. 1985. Nutritional Biochemistry and Metabolism. UI-Press. Jakarta.
Nguyen, H.X., T.L. Huynh, dan T.N. Nguyen, 2018. Blood biochemical profiles of brahman crossbred cattle supplemented with different protein and energy sources. Veterinary World. 9(21): 1021-1024.
Panousis, N., C.H. Brozos, I. Karagiannis, N.D. Giadini, S. Lafi, dan M. Kritsepi. 2012. Evaluation of precision xceed ò meter for on-site monitoring of blood b-hydroxybutyric acid and glucose concentrations in dairy sheep. Res Vet Sci. 9(22): 435--439.
Puay, R.P.D., O. Gustaf, A. Daud, dan B. Imanuel. 2023. Pengaruh subtitusi silase rumput kume dengan fodder jagung hidroponik terhadap konsumsi dan kecernaan karbohidrat, konsentrasi vollatile fatty acid dan kadar glukosa darah kambing kacang jantan. Animal agricultura. 3(1): 24-35
Ramadhani, F. 2023. Pengaruh Penambahan Soybean Meal sebagai Sumber Protein dan Mineral Organik (Zn Dan Cr) terhadap Glukosa Darah dan Total Protein Plasma pada Kambing Rambon Jantan. Skripsi. Fakultas Pertanian. Universitas Lampung.
Rusmana, N.Y., E. Erlin, dan Dadi. 2022. Perbedaan kandungan nutrisi pakan ternak domba yang dibuat dengan penambahan probiotik soc dan win prob. Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan. 3(2): 374-378.
Setiawan, A., Siswanto, Erwanto, dan Muhtarudin. 2022. Pengaruh suplementasi tepung krokot (Portulaca oleraceae I) dengan taraf yang berbeda terhadap kadar total protein plasma, albumin dan globulin kambing jawarandu (Capra aegagrus hircus). Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan. 6(2): 164- 172.
Stell, R. G. D., dan J. H. Torrie. 1991. Prinsip dan Prosedur Statistik Suatu Pendekatan Biometrik. PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.
Stojevic, Z., N. Filipovic, P. Bozic, Z. Tucek, dan J. Daud. 2008. The metabolic profile of simmental service bulls. Veterinarski Arhiv. 78(2): 123-129.
Sudarman, A., K. G. Wiryawan dan H. Markhamah. 2008. Penambahan sabun kalsium dari minyak ikan lemuru dalam ransum: 1. Pengaruhnya terhadap tampilan produksi domba. Med. Pet. 31(3): 166-171.
Suharti S., T. Nugroho, I.F.M. Kennedy, dan L. Khotijah. 2019. Kecernaan nutrien dan performa domba lokal yang diberi ransum kombinasi berbagai sumber protein berbasis tongkol jagung. Jurnal Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan. 17(1): 11-15.
Sulinawati, dan S. Rismayani. 2017. Korelasi Nilai Total Protein Plasma Bagi Kesehatan Ternak. Balai Veteriner Lampung. Bandar Lampung.
Syarifuddin, N.A., R. Muhammad, dan R. Muhammad. 2021. Profil biokimia darah kambing jantan peranakan etawah diberi pakan suplemen mengandung daun kelor. Prosiding Seminar Nasional Lingkungan Lahan Basah.Universitas Lambung Mangkurat. Banjar Baru. pp. 2623-1611.
Tadich, N., H. Gallo, H. Bustamante, M. Schwerter, dan G.V. Schaik. 2005. Effects of transport and lairage time on some blood constituents of friesianCross steers in chile. J Livest Prod Sci. 93(1): 223-233.
Thasmi, C.N., Husnurrizal, M. Akmal, S. Wahyuni, dan T.N. Siregar. 2021. Profil biokimia darah sapi aceh yang mengalami kawin berulang. Jurnal Veteriner. 22(1): 26-32.
Tillman, A.D., H. Hartadi, S. Reksohadiprodjo, S. Prawirokusumo dan S Lebdosukojo. 1998. Ilmu Makanan Ternak Dasar. Gadjah Mada University.
Widharto, D., dan P. Astuti. 2018. Pengaruh pemberian jerami fermentasi terhadap performans domba. Agronomika. 13(1): 192-199.
Widianto, A. 2023. Pengaruh Substitusi Tongkol Jagung Teramoniasi Terhadap Total Protein Plasma dan Glukosa Darah Domba Ekor Tipis Jantan. Skripsi. Fakultas Pertanian. Universitas Lampung.
Widodo. 2006. Pengantar Ilmu Nutrisi Ternak. Fakultas Peternakan. Universitas Muhammadiyah Malang. Malang.
Yang, Y., 1996; Smith. 2008. Effect of chromium supplementation on early lactation performance of holstain cows.and metabolisme of dairy cows as affected by prepartum dietary. Journal Animal Sci, 94(2): 76-221.
Copyright (c) 2026 Hardiansah Faisal Rito, Kusuma Adhianto, Muhtarudin Muhtarudin, Sri Suharyati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Atribusi Creative Commons 4.0.
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini menyetujui ketentuan-ketentuan berikut:
-
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal, dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang mengizinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
-
Penulis dapat membuat perjanjian kontrak terpisah dan tambahan untuk distribusi non-eksklusif dari versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, memuatnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
-
Penulis diizinkan dan didorong untuk memuat karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena hal ini dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).








