PENGARUH PERENDAMAN DAGING KAMBING DALAM BLEND JAHE (Zingiber Officinale Roscoe) PADA KONSENTRASI BERBEDA TERHADAP pH, DAYA IKAT AIR DAN SUSUT MASAK
Abstract
This study aimed to determine the effect of soaking using gingerĀ blend (Zingiber Officinale Roscoe) as a natural preservative on pH, water holding capacity, and cooking loss of goat meat. The experimental design used was completely randomized design (CRD) with 4 treatments and 5 replications. Goat meat used is thigh part as much as 20 pieces and the ginger used as blend is old ginger. The treatment in this study were P0: goat meat without soaking with blend of ginger, P1: soaked goat meat using a blend of ginger with a concentration of 5%, P2: goat meat soaked using a blend of ginger with a concentration of 10%, and P3: goat meat soaked using blend of ginger with concentration of 20%. The data obtained in this study were analysed with analysis of variance (ANOVA). The results showed that the length of soaking time using ginger blend ( Zingiber Officinale Roscoe) did not significantly affect the physical quality (pH, water holding capacity, cooking loss) of goat meat.
Keyword: Concentration, Ginger (Zingiber Officinale Roscoe), pH, Water holding capacity, Cooking loss
Downloads
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Atribusi Creative Commons 4.0.
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini menyetujui ketentuan-ketentuan berikut:
-
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal, dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang mengizinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
-
Penulis dapat membuat perjanjian kontrak terpisah dan tambahan untuk distribusi non-eksklusif dari versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, memuatnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
-
Penulis diizinkan dan didorong untuk memuat karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena hal ini dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).








