PENGARUH METODE PEMBERIAN RANSUM PADA SIANG DAN MALAM HARI TERHADAP BOBOT HIDUP, BOBOT KARKAS, DAN GIBLET AYAM JANTAN TIPE MEDIUM DIKANDANG POSTAL
Abstract
This study aimed to investigate the effect of the percentage of day and night rations on live weight, carcass weight, and giblet weight of medium type roosters in postal cages. This study used a completely randomized design (CRD), consisting of three treatments with six replications, namely P1: giving rations of 30% day and 70% night, P2: giving rations of 50% day and 50% night, P3: giving rations 70 % day and 30% night. The data were analyzed using analysis of variance at the 5% level. The results showed that the percentage of different day and night rations had no significant effect (P> 0.05) on live weight (694.33 to 699.67 g / head), carcass weight (405.67 to 407.50 g / head), and giblet weight (35.67 to 36.83 g / head). However, the percentage of 30% day and 70% night rations tended to have the best effect on the lowest giblet weight, namely 35.67 g / head for the 7 week old medium type rooster.
Keywords: Day and night percentage, Giblet, Rooster, Carcass weight, Live weight
Downloads
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Atribusi Creative Commons 4.0.
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini menyetujui ketentuan-ketentuan berikut:
-
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal, dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang mengizinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
-
Penulis dapat membuat perjanjian kontrak terpisah dan tambahan untuk distribusi non-eksklusif dari versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, memuatnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
-
Penulis diizinkan dan didorong untuk memuat karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena hal ini dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).








