CONCEPTION RATE PADA SAPI KRUI DI KECAMATAN PESISIR SELATAN KABUPATEN PESISIR BARAT
Abstract
The purpose of this research was to know the value of conception rate and the factors affecting the conception rate of Krui Cattles in Pesisir Selatan District, Pesisir Barat Regency. This research was carried out using survey method with census data collection in December 2019 until January 2020. This study used data of 166 artificially inseminated Krui cattles belong to 75 farmers and secondary data of the result of artificial insemination from two inseminators. Data was analysed using multiple regression analysis with SPSS program. The result showed that conception rate of Krui cattles at Pesisir Selatan District was 58.43%. Factors that affect conception rate were the amount of forage giving that negatively associated with factor value of 0.006, body condition score that positively associated with factor value of 0.102, and service per conception that negatively associated with factor value of 0.591.
Keywords : conception rates, Krui cattles
Downloads
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Atribusi Creative Commons 4.0.
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini menyetujui ketentuan-ketentuan berikut:
-
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal, dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang mengizinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
-
Penulis dapat membuat perjanjian kontrak terpisah dan tambahan untuk distribusi non-eksklusif dari versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, memuatnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
-
Penulis diizinkan dan didorong untuk memuat karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena hal ini dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).








