PENGARUH SUPLEMENTASI TEPUNG MAGGOT (BLACK SOLDIER FLY) TERHADAP PERFORMA AYAM JOPER FASE STARTER
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suplementasi tepung Maggot (Black Soldier Fly) dan level pemberian terbaik terhadap performa ayam joper fase starter. Penelitian ini dilaksanakan pada Januari--Maret 2022 dan berlokasi di Jl. Padat Karya No.6, Labuhan Dalam, Kec. Tj. Senang, Kota Bandar Lampung. Rancangan percobaan menggunakanancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan, sehingga berjumlah 20 unit percobaan. Perlakuan yang diberikan yaitu ransum BR-1 (P0), ransum BR-1 dengan suplementasi 5% tepung Maggot (P1), ransum BR-1 dengan suplementasi 10% tepung Maggot (P2), dan ransum BR-1 dengan suplementasi 15% tepung Maggot (P3). Peubah yang diukur adalah konsumsi ransum, pertambahan bobot tubuh, konversi ransum dan income over feed cost. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Analisis of Varians (ANOVA) dengan taraf nyata 5% dan atau 1% kemudian dilanjutkan dengan uji lanjut Duncan. Hasil penelitian menunjukan bahwa suplementasi tepung Maggot pada BR-1 tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap konsumsi ransum dan pertambahan bobot tubuh, tetapi berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap konversi ransum dan berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap income over feed cost. Konsumsi ransum, pertambahan bobot tubuh, konversi ransum dan income over feed cost terbaik terdapat pada perlakuan kontrol (P0).
Downloads
References
Anggorodi. 1995. Ilmu Makanan Ternak Unggas. Gramedia, Jakarta.
Budianto, M.L., D. Alkurnia, dan A.A. Hertanto. 2021. Pengaruh subtitusi konsentrat dengan tepung Maggot terhadap pertambahan bobot badan dan konversi pakan ayam broiler. International Journal of Animal Science. 4(3): 98-103.
Champbell, J. R., M. D. Kenealydan K. L. Campbell. 2003. Animal Science, The Biology, Care and Production of Domestic Animals. 4th. Ed. Mc. Graw Hill. New York.
Dewantoro, K dan M. Efendi. 2018. Berternak Maggot Black Soldier Fly. PT AgroMedia Pustaka. Jakarta Selatan.
Fadillah. 2005. Panduan Mengelola Peternakan Ayam Broiler Komersial. Agromedia. Pustaka. Jakarta.
Finke, M. D. (2007). Estimate of chitin in raw whole insects. Zoo Biology, 26(2), 105–115. https://doi.org/10.1002/zoo. 20123. Diakses pada 8 September 2022.
Gunawan dan D. T. H. Sihombing. 2004. Pengaruh Suhu Lingkungan Tinggi Terhadap Kondisi Fisiologis dan Produktivitas Ayam Buras. Wartazoa. Vol 4. hlm. 31- 38.
Hidayat, C. 2018. Pemanfaatan insekta sebagai bahan pakan dalam ransum ayam pedaging. Jurnal Wartazoa. 28(4):161-174.
Idayat A. U. Atmomarsono, W. Sarengat. 2012. Pengaruh Berbagai Frekuensi Pemberian Pakan Pada Pembatasan Pakan Terhadap Performans Ayam Broiler. Animal Agriculture Journal. 1(1): 379-388.
Kaleka, N. 2015. Beternak Ayam Kampung Tanpa Bau Tanpa Angon. Arcitra. Yogyakarta. Hal 31-32.
Mahfudz, L. D., T. A. Sarjana dan W. Sarengat. 2010. Efisiensi Penggunaan Protein Ransum yang Mengandung Limbah Destilasi Minuman Beralkohol (LDMB) oleh Burung Puyuh (Coturnix coturnix japonica) Jantan. Prosiding. Fakultas Peternakan Universitas Diponegoro. Semarang.
Mayora, W.I., S. Tantalo., K. Nova., dan R. Sutrisna. 2018. Performa ayam KUB (kampung unggul balitnak) periode starter pada pemberian ransum dengan protein kasar yang berbeda. Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan. 2(1): 26-31.
Nasheim. M. C. R. E., Autic. I. E dan Card . 1979. Poultry Production. Twelfth Edition. Lea and Febringer. Philadelphia.
Nova, K., T. Kurtini, dan Riyanti. 2018. Manajemen Usaha Ternak Unggas. Buku Ajar. Jurusan Peternakan. Fakultas Pertanian Universitas Lampung.
Rasyaf, M. 2011. Panduan Beternak Ayam Pedaging. Penebar Swadaya. Jakarta.
Rusdiansyah, M. 2014. Pemberian Level Energi dan Protein Berbeda terhadap Konsumsi Ransum dan Air serta Konversi Ransum Ayam Buras Fase Layer. Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin. Makassar.
Sanchez-muros, M.J., F.G. Barosso., dan F. ManzAno-Agugliaro. 2013. Insect meal as renewable source of food for animal feeding: A review. J Clean Prod. 65:16-27.
Santosa, H. 2011. Panduan Lengkap Ayam. Penebar Swadaya. Jakarta.
Steel, R. G. D., dan J. H. Torrie. 1993. Prinsip dan Prosedur Statistika (Pendekatan Biometrik). Penerjemah B. Sumantri. Gramedia Pustaka. Utama, Jakarta.
Sugianto, D. 2007. Pengaruh Tingkat Pemberian Maggot Terhadap Pertumbuhan dan Efisiensi Pemberian Pakan Benih Ikan Gurame (Osphronemus gouramy). Skripsi. Departemen Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Tribudi Y.A., A Tohardi., N. Haryuni., and V. Lesmana. 2022. Pemanfaatan tepung larva black soldier fly (Hermetia illucens) sebagai substitusi tepung ikan terhadap performa ayam joper periode starter. Jurnal Nutrisi Ternak Tropis. 5(1): 45--51.
Yamin, M. 2008. Pemanfaatan ampas kelapa dan ampas kelapa fermentasi dalam ransum terhadap efisiensi ransum dan income over feed cost ayam pedaging. Jurnal Agroland, 15 (2): 135-139.
Yusriani, Y. 2013. Kebutuhan Pakan Untuk Ayam Kampung. Serambi Pertanian. 8(3).
Copyright (c) 2023 Hendrik Julian, Rudy Sutrisna, Riyanti Riyanti, Khaira Nova

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Atribusi Creative Commons 4.0.
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini menyetujui ketentuan-ketentuan berikut:
-
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal, dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang mengizinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
-
Penulis dapat membuat perjanjian kontrak terpisah dan tambahan untuk distribusi non-eksklusif dari versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, memuatnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
-
Penulis diizinkan dan didorong untuk memuat karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena hal ini dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).








