PENGARUH PEMBERIAN IMUNOMODULATOR Echinacea purpurea (radix) TERHADAP TITER ANTIBODI AVIAN INFLUENZA (AI) DAN NEWCASTLE DISEASE (ND) PADA BROILER BETINA
Abstract
This research was intended to determine the level of antibody to AI and ND in female broilers given drinking water with the addition of E. purpurea (radix) at different doses. This research was conducted in December 2018-January 2019 in the Cage of an Integrated Field Laboratory, Faculty of Agriculture, Lampung University and antibody titer analysis carried out at the Hall Veterinary of Lampung. This research used completely randomized design (CRD) with four treatments and three repetition, drinking water without E. purpurea (radix) (control) (P0), drinking water with 3 mg / kg BW / day E. purpurea (radix) (P1), drinking water with 6 mg / kg BW / day E. purpurea (radix) (P2), and drinking water with 9 mg / kg BW / day E. purpurea (Radix) (P3). The results of this research showed that the AI antibody titer was not significantly different and had an antibody titer below the standard (not protective). Antibody titer of ND showed that all treatments were not significantly different, but the treatment of P3 had the highest antibody titer.
Keywords: Immunomullatory, E. purpurea, Antibody titer, Avian influenza, Newcastle disease, Female broiler
Downloads
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Atribusi Creative Commons 4.0.
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini menyetujui ketentuan-ketentuan berikut:
-
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal, dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang mengizinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
-
Penulis dapat membuat perjanjian kontrak terpisah dan tambahan untuk distribusi non-eksklusif dari versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, memuatnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
-
Penulis diizinkan dan didorong untuk memuat karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena hal ini dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).








