Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Kelor (Moringa Oleifera) Dalam Air Minum Terhadap Bobot Kerabang, Bobot Albumen Dan Bobot Yolk Telur Ayam Ras Petelur
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh ekstrak daun kelor terhadap bobot kerabang, bobot albumen, dan bobot yolk dan (2) level terbaik pemberian ekstrak daun kelor terhadap bobot kerabang, bobot albumen, dan bobot yolk telur ayam ras petelur. Penelitian ini dilaksanakan pada Januari—Maret 2023 di CV Margaraya Farm, Dusun Sukananti, Desa Margaraya, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 6 ulangan, setiap satuan percobaan berisi 5 ekor ayam. Perlakuan yang diberikan yaitu air minum tanpa ekstrak daun kelor (P0), Air minum dengan penambahan ekstrak daun kelor 0,5% (0,5ml ekstrak + 99,5ml air) (P1), Air minum dengan penambahan ekstrak daun kelor 1% (1ml ekstrak + 99ml air) (P2), Air minum dengan penambahan ekstrak daun kelor 1,5% (1,5ml ekstrak + 98,5ml air) (P3). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) pada taraf 5% dan apabila hasil pengamatan menunjukkan pengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji BNT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak daun kelor dengan dosis yang berbeda dalam air minum berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap bobot kerabang, bobot albumen, dan bobot yolk telur ayam ras petelur.
Downloads
References
Aqilla, H. R., H. Latif, dan M. Daud. 2021. Pengaruh Penggunaan Tepung Maggot (Hermetia illucens) dan Sprouted Fodder For Chicken (SF2C) Dalam Pakan Fermentasi terhadap Produksi dan Kualitas Telur Ayam Hibrida. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian 6(3):79-87.
Argo, L. B. dan Mangisah. 2013. Kualitas fisik telur ayam arab petelur fase I dengan berbagai level azolla microphylla. Animal Agricultural Journal, 2(1):445-457.
Gopalakrishnan, L., K. Doriya., dan D. S. Kumar. 2016. Moringa oleifera: A review on nutritive importance and its medicinal application. Food science and human wellness, 5(2):49-56.
Hartono. 2012. Kiat Sukses Menetaskan Telur Ayam. Agromedia. Surabaya.
Khalil. 2010. Penggunaan formula mineral lokal dalam ransum ayam petelur. Media Peternakan. 33(2):115--123.
Lesson, S., & Summer, J. D. 2005. Commercial Poultry Nutrition 3rd edition. Canada: University Guelph.
Luthfi, A.C., Suhardi, dan E.C. Wulandari. 2020. Produktivitas ayam petelur fase layer II dengan pemberian pakan free choice feeding. Tropical Animal Science, 2 (2):57-65.
Nugraha, Mufti M, Hari I. 2013. Kualitas telur yang di pelihara secara terkurung basah dan kering di Kabupaten Cirebon. JIP. 1 (2):726-734.
Palupi, R., F.N.L. Lubis., S. Sandi., A.R. Arjuna., C. Satori., M. Nurrahmadani. 2022. Pengaruh Suplementasi Kalsium Butirat dalam Ransum terhadap Kecernaan Nutrien, Performa Produksi dan Kualitas Telur Ayam Umur 75 Minggu. Livestock and Animal Research, 20(1):59-68.
Salim, M. A., Lestari, S. dan Sjafani, N. 2022. Pengaruh pemberian ekstrak daun kemangi (Ocimum sanctum l) terhadap produksi telur ayam buras. Program Studi Peternakan. Fakultas Pertanian. Universitas Khairun.
Simbolon, J. M. M. Simbolan. N. Katharina. 2007. Cegah Malnutisi dengan Kelor. Yogyakarta: Kanisius.
Sudrajat, D., Priytana F. dan Nur H. 2019. Kualitas telur ayam yang diberi ransum mengandung pakan non konvensional terfermentasi. Jurnal Pertanian, 10(1):14-20.
Triharyanto, B. 2001. Beternak Ayam Arab. Penerbit Kanisius. Yogyakarta.
Widayati, W. 2010. Pengaruh Pemberian Tepung Kaki Ayam Broiler sebagai Substitusi Tepung Ikan dan Tulang di dalam Ransum terhadap Kadar Protein Telur Ayam Arab. Skripsi. UIN Maulana Malik Ibrahim. Malang.
Wulandari, Z. dan I. I. Arief. 2022. Review: tepung telur ayam: nilai gizi, sifat fungsional dan manfaat. Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan, 2(2):62-68.
Yuniza, A., Nuraini, dan S. Hafiz. 2011. Pengaruh Pemberian Lisin Dalam Ransum terhadap Berat Hidup, Karkas dan Potongan Karkas Ayam Kampung. Jurnal Peternakan Indonesia, 13(2):1-7.
Copyright (c) 2024 Rio Saputra, Riyanti Riyanti, Dian Septinova, Khaira Nova

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Atribusi Creative Commons 4.0.
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini menyetujui ketentuan-ketentuan berikut:
-
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal, dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang mengizinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
-
Penulis dapat membuat perjanjian kontrak terpisah dan tambahan untuk distribusi non-eksklusif dari versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, memuatnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
-
Penulis diizinkan dan didorong untuk memuat karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena hal ini dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).








