EVALUASI KANDUNGAN Salmonella sp. DAGING BROILER DI PASAR-PASAR TRADISIONAL KABUPATEN TANGGAMUS
Abstract
This research aims to know the content of Salmonella sp. in broiler meat in traditional markets Tanggamus Regency. Analysis of Salmonella sp. in broiler meat was conducted in December 2016 -- January 2017 in the laboratory of veterinary public health, Regional Veterinary Hall III Bandar Lampung. This research used 28 samples that collected by random sampling in the morning and daylight of all traditional markets in the Tanggamus Regency like Talang Padang, Gisting, Kota Agung and Wonosobo. The obtained data were made in tabulation form and analyzed descriptively to the sample condition that collected in the morning and daylight. The results of this research show that the content of broiler meat of Salmonella sp. was negative. Content of broiler meat of Salmonella sp. from traditional markets Tanggamus Regency in accordance with National Standard of Indonesia SNI 7388:2009.
Key Words: Broiler, Salmonella sp., Traditional Market, Tanggamus
Downloads
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Atribusi Creative Commons 4.0.
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini menyetujui ketentuan-ketentuan berikut:
-
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal, dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang mengizinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
-
Penulis dapat membuat perjanjian kontrak terpisah dan tambahan untuk distribusi non-eksklusif dari versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, memuatnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
-
Penulis diizinkan dan didorong untuk memuat karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena hal ini dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).








