PENGARUH PEMBERIAN JAMU TRADISIONAL TERHADAP BOBOT HIDUP, BOBOT KARKAS, BOBOT GIBLET DAN LEMAK ABDOMINAL BROILER
Abstrak
This study aims to determine the effect of traditional on herbal on live weight, carcass weight, giblet and abdominal fat weight of broiler. This study uses a completely randomized design (CRD) with three treatments and six replications. The treatments were water (P0), juice of turmeric water (P1), and boiled guava leaves and betel leaf (P2). One broiler is taken from each experimental unit for carcas. The observed variables were live weight, carcass weight, giblet weight and abdominal fat weight of Broiler. Each treatment was applied to 14-28 days age broiler.The results showed that the traditional herbal medicine no significant effect (P> 0.05) on live weight, carcass weight, giblet weight and abdominal fat weigh of broiler.
Keywords: Traditional Herbal Medicine, Live Weight, Carcass Weight, Giblet Weights, and Abdominal Fat weight of Broilers
##plugins.generic.usageStats.downloads##
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Atribusi Creative Commons 4.0.
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini menyetujui ketentuan-ketentuan berikut:
-
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal, dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang mengizinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
-
Penulis dapat membuat perjanjian kontrak terpisah dan tambahan untuk distribusi non-eksklusif dari versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, memuatnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
-
Penulis diizinkan dan didorong untuk memuat karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena hal ini dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).








