KARAKTERISTIK KUALITATIF DAN KUANTITATIF SAPI PERANAKAN ONGOL DAN SAPI SIMPO JANTAN PADA GIGI SERI BERGANTI 2 DI KECAMATAN TERBANGGI BESAR KABUPATEN LAMPUNG TENGAH
Abstract
Research was conducted to determine the qualitative and quantitative characteristics of PO cattle and Simpo cattle males in permanent teeth 2 at District Terbanggi Besar, Central Lampung. Research was conducted on 100 PO cattles and 100 Simpo cattles, sample observation is determined by purposive sampling. Research used survey method from August to October 2016. The results of research at District Terbanggi Besar showed the quantitative characteristic of PO cattle in permanent teeth 2 trait body weight (340,36±46,21 kg), chest circumference (154,84±9,51cm), body length (111,94±4,46cm), and shoulder height (127,48±4,05cm) had significant differences with Simpo cattle in permanent teeth 2 on average weight body (387,48±46,43kg), chest circumference (167,80±7,98cm), body length (117,54±7,00cm), and shoulder height (130,46±3,46cm) at District Terbanggi Besar. Qualitative characteristic such as skin color Simpo cattle in permanent teeth 2 are brown white (62%), white brown black (14%), white black (24%), sagged (100%), humped (52%), no hump (48% ), horns (52%), and no horns (48%).
Keywords: PO Cattle, Simpo Cattle, qualitative and quantitative characteristics, body weight, and body measurements.
Downloads
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Atribusi Creative Commons 4.0.
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini menyetujui ketentuan-ketentuan berikut:
-
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal, dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang mengizinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
-
Penulis dapat membuat perjanjian kontrak terpisah dan tambahan untuk distribusi non-eksklusif dari versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, memuatnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
-
Penulis diizinkan dan didorong untuk memuat karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena hal ini dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).








