KARAKTERISTIK PERFORMA KUALITATIF DAN KUANTITATIF SAPI PO DAN SAPI LIMPO JANTAN DI KECAMATAN TERBANGGI BESAR KABUPATEN LAMPUNG TENGAH PROVINSI LAMPUNG
Abstract
This research was conducted from August up to October 2016 to compare the qualitative and quantitative performance of 150 heads male Ongole grade cattle and 150 heads male Limousin crossbreed at Terbanggi Besar subdistrict, Lampung Tengah regency, Lampung Province. Survey method were used in this study and purposive sampling were used to determine sample observed. The variables observed were qualitative characters (skin colour, hump, and horn), body measurements (body length (BL), shoulder height (SH), chest circumference (CC)) and body weight (BW). The result of this research indicated that skin colour all of PO cattle observed were white, had jowl, hump, and horn. Skin colour of Limpo cattle were light brown (60%), and dark brown (40%). All of PO cattle observed (100 %) had jowl, 8.6 % of them had hump, 36% of them had horn, and no horns 64%. The quantitative characters of PO cattle ( BL 108.73±5.56 cm, SH 108.28 ± 10.60 cm, CC 137.19 ± 5.77 cm, and BW 238.11 ± 24.40 kg) was lower than that of Limpo cattle(BL 112.56 ± 4.56 cm, SH 120.06 ± 4.94 cm,CC 149.63 ± 7.77cm, and BW 289.93 ± 42.22 kg). The conclusion of this research is the qualitative and quantitative performance of Ongole grade cattle and male Limousin crossbreed there is difference significantly different (P <0,01), in Limpo cattle is higher than PO.
Keywords: Limpo cattle, Ongole grade cattle, Qualitative character, and Quantitative character.
Downloads
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Atribusi Creative Commons 4.0.
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini menyetujui ketentuan-ketentuan berikut:
-
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal, dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang mengizinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
-
Penulis dapat membuat perjanjian kontrak terpisah dan tambahan untuk distribusi non-eksklusif dari versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, memuatnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
-
Penulis diizinkan dan didorong untuk memuat karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena hal ini dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).








