FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI CALVING INTERVAL SAPI PERAH PADA PETERNAKAN RAKYAT DI BEBERAPA KABUPATEN/KOTA PROVINSI LAMPUNG
Abstract
The purpose of this research were : 1) value calving intervalof dairy cattles on people’s livestocksome districts/cities at Lampung Province; 2) the factors and value factors which disturbing calving interval of dairy cattles on people livestock at some districts/cities at Lampung Province. This research was held on June-July 2016 with 37 dairy cattles, 11 farmers, and 3 inseminators at Tanggamus District, West Lampung District, and Metro City. This research used survey method. Data was analyse by multiple regression analysis. The result showed that calving interval of dairy cattles on people’s livestock at Lampung Provinceis 15,95 month. Factors that affecting calving interval of dairy cattles on people livestock at some disricts/cities at Lampung Province were long empty period, long dry period, and long lactation.
Keywords : Calving Interval, Factor, Dairy Cattle, People Livestock
Downloads
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Atribusi Creative Commons 4.0.
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini menyetujui ketentuan-ketentuan berikut:
-
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal, dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang mengizinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
-
Penulis dapat membuat perjanjian kontrak terpisah dan tambahan untuk distribusi non-eksklusif dari versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, memuatnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
-
Penulis diizinkan dan didorong untuk memuat karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena hal ini dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).








