PENGARUH PEMBERIAN DOSIS EKSTRAK MENIRAN (Phyllanthus niruri L) TERHADAP TITER ANTIBODI NEWCASTLE DISEASE DAN AVIAN INFLUENZA PADA BROILER JANTAN
Abstract
This study was intended to know the effect of meniran (Phyllanthus niruri L) extract as an immunomodulator against avian influenza (AI) and newcastle disease (ND) antibody titers in male broilers, which was conducted in April 2019 to May 2019 at the Integrated Field Laboratory, Faculty of Agriculture, University of Lampung. Analysis of antibody titers was carried out at the Lampung Veterinary Virology Laboratory in Lampung. This study used Completely Randomized Design (CRD) with four treatments and five replications, those were drink water without Phyllanthus nirurilinn extract (P0), drink water with 1.5 mg/kg BW/day Phyllanthus niruri linn extract (P1), drink water with 3 mg/kg BW/day Phyllanthus niruri linn extract (P2), drink water with 4.5 mg/kg BW/day Phyllanthus niruri linn extract (P3). Based on variance analysis, the results of this study showed that the application of Phyllanthus niruri linn extract did not significantly affect on ND and AI antibody titers in male broilers. However, based on the average of antibody titer produced, giving Phyllanthus niruri linn extractat of 4.5 mg/kgBW/day can increase the AI antibody titer in male broilers.
Keywords: Phyllanthus niruri linn, Immunomodulator, Antibody titer, Avian Influenza, Newcastle Disease, Male broiler
Downloads
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Atribusi Creative Commons 4.0.
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini menyetujui ketentuan-ketentuan berikut:
-
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal, dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang mengizinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
-
Penulis dapat membuat perjanjian kontrak terpisah dan tambahan untuk distribusi non-eksklusif dari versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, memuatnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
-
Penulis diizinkan dan didorong untuk memuat karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena hal ini dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).








