Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Binahong Terhadap Titer Antibodi Avian Infulenza dan Newcastle Disease pada Ayam Kampung
Abstract
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pemberian
ekstrak daun binahong terhadap titer antibodi Avian Influenza dan
Newcastle Disease pada ayam kampung. Penelitian ini dilaksanakan
pada September-November 2024 di Kandang Ayam Laboratorium
Lapang Terpadu Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Penelitian
ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 5 perlakuan dan 3
ulangan. Perlakuan yang diberikan pada penelitian yaitu P0: air minum
tanpa ekstrak daun binahong, P1: air minum dengan 150 mg ekstrak
daun binahong/kg BB/hari, P2: air minum dengan 200 mg ekstrak daun
binahong/kg BB/hari, P3: air minum dengan 250 mg ekstrak daun
binahong/kg BB/hari, dan P4: air minum dengan 300 mg ekstrak daun
binahong/kg BB/hari. Pemeriksaan titer antibodi AI dan ND di lakukan
di PT. Medion Farma Jaya, Bandar Lampung. Data yang diperoleh
dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian yaitu rata-rata titer antibodi
AI paling tinggi yaitu P4 (log 602,11) dan rata-rata titer antibodi ND
paling tinggi yaitu PI (log 89,78). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu
dosis yang paling efektif digunakan untuk meningkatkan titer antibodi
Avian Influenza pada perlakuan P4 yaitu 300 mg ekstrak daun
binahong/kgBB/hari, sedangkan untuk penyakit Newcastle Disease
menggunakan dosis P1 yaitu 150 mg ekstrak daun binahong/kg BB/hari.
Downloads
References
Agustin, A. L. D., & Ningtyas, N. S. I. (2021). Titer Antibodi Newcastle Disease pada
Ayam Layer di Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Jurnal Medik
Veteriner, 4(1), 98–109.
Ainurrocmah, A., Ratnasari, E., & Lisdiana, L. (2013). Efektivitas Ekstrak Daun
Binahong (Anredera cordifolia) terhadap Penghambatan Pertumbuhan Bakteri
Shigella flexneri dengan Metode Sumuran. Jurnal Lentera Bio, 2(3), 233–237.
Bone, Kerry, & Mills, S. (2012). Principle and Practice of Phytotherapy Modern Herbal
Medicine. Elsevier Health Science.
Bunga, C. D., Haresmita, P. P., Rianawati, L., Nurkhayati, Azizah, B. R., Latifah, E., &
Hermawansyah, A. (2024). Aktivitas Fagositosis Ekstrak Etil Asetat Daun
Binahong dari Borobudur untuk Imunomodulator Pandemi COVID-19. Jurnal
Mandala Pharmacon Indonesia (JMPI), 10(2), 707–714.
Erjon, Sari, R. E., & Triyani, R. (2022). Efek Imunostimulan Ekstrak Etanol Daun
Jengkol (Archidendron jiringa (Jack) I.C. Nielsen) pada Mencit Putih Jantan.
Jurnal Ilmiah Farmasi Farmasyifa, 5(1), 63–70.
Francis, G., Kerem, Z., Makkar, H. P. S., & Becker, K. (2002). The Biological Action of
Saponins in Animal Systems. British Journal of Nutrition, 88(6), 587–605.
Kikiyani, N., Edy Santosa, P., & Hartono, M. (2020). The Effect of Giving
Immunomodulator of Black Jintan (Nigella Sativa L.) in Dinking Water on
Antibody Titter of Avian Influenza (AI) and Newcastle Disease (ND) in Female
Broilers. Jurnal Riset Dan Inovasi Peternakan, 4(3), 2598–3067.
Lena, N., Jamil, A. S., Muchlisin, M. A., & Almutahrihan, I. F. (2023). Analisis Jejaring
Farmakologi Tanaman Jati Belanda (Guazuma ulmifolia Lamk.) Sebagai
Imunomodulator. Journal of Islamic Pharmacy, 8(1), 1–6.
Makiyah, A., Husin, U. A., & Sadeli, R. (2016). Efek Imunostimulasi Ekstrak Etanol
Umbi Iles-iles Terhadap Aktivitas Fagositosis Sel Makrofag pada Tikus Putih
Strain Wistar yang Diinokulasi Staphylococcus aureus. Majalah Kedokteran
Bandung, 48(2), 68–77.
Moran, L. A., Horton, R. A., Scrimgeour, G., & Perry, M. (2011). Principle of
Biochemistry. Perason Education.
Mustofa, S., Alfa, N., Wulan, A. J., & Rakhmanisa, S. (2019). Pengaruh Pemberian
Ekstrak Kulit Batang Bakau Minyak (Rhizophora apiculata) Etanol 95 % terhadap
Arteri Koronaria Tikus Putih (Rattus novergicus) Jantan Galur Sprague dawley
yang Dipaparkan Asap Rokok. Jurnal Kedokteran Universitas Lampung, 3(1), 28–
Nabila, A. K. (2021). Uji Efek Imunomodulator Ekstrak N-heksan dan Etil Asetat Daun
Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) pada Tikus yang Diinduksi Siklofosfamid.
Universitas Sumatera Utara.
Ningsih, D. R., Zusfahair, & Kartika, D. (2016). Identifikasi Senyawa Metabolit
Sekunder Serta Uji Aktivitas Ekstrak Daun Sirsak Sebagai Antibakteri. Molekul,
(1), 101–111.
Office International des Epizooties. (2012). Terestrial Manual Chapter 2.3.4. Avian
Influenza. Office International Des Epizooties.
Office International Epizootic. (2008). Manual of Diagnostic Test and Vaccines for
Terrestrial Animals (Mammals, Birds, And Bees). Office International Epizootic.
Rachman, K. M. 2024. Panduan Kebutuhan Pakan Ayam KUB Per Hari Sampai Panen.
https://gdm.id/kebutuhan-pakan-ayam-kub-per-hari/
Rizkia, P. (2014). Uji Efektivitas Antioksidan Ekstrak Etanol70% Ekstrak dan Isolat
Senyawa Flavonoid dalam Umbi Binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis).
Universitas Islam Negeri Maulana Ibrahim Malang.
Rosnizar, Eriani, K., Ramli, I. M., & Muliani, F. (2015). Uji Efek Imunostimilan Buah
Kurma (Phoenix dactylifera) pada Mencit Jantan (Mus musculus) Galur Balb/c.
Prosiding Seminar Nasional Biotik, 292–297.
Santoso, T. A., Diniatik, & Kusuma, A. M. (2013). Efek Imunostimulator Ekstrak Etanol
Daun Katuk (Sauropus androgynus L Merr) terhadap Aktivitas Fagositosis
Makrofag. Jurnal Farmasi Indonesia, 10(01), 63–70.
Toolingo, F., Lamadi, A., & Mulis. (2023). Pengaruh Penambahan Serbuk Daun
Binahong dalam Pakan Untuk Meningkatkan Total Leukosit dan Diferensiasi
Leukosit Ikan Mas (Cyprinus Carpio) yang Diinfesi Bakteri Aeromonas
Hydrophila. Journal of Fisheries Agribusiness, 1(2), 103–109.
Ulfah, A. R., Diana, I., Indradji, M., & Yuwono, E. (2023). Upaya Peningkatan
Produktivitas Ternak Ayam Kampung Dengan Manajemen Kesehatan Ternak.
Prosiding Seminar Nasional Dan Call for Papers, 882–888.
Copyright (c) 2025 Novalia Widiyasari, Purnama Edy Santosa, Etha 'Azizah Hasiib, Sri Suharyati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Atribusi Creative Commons 4.0.
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini menyetujui ketentuan-ketentuan berikut:
-
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal, dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang mengizinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
-
Penulis dapat membuat perjanjian kontrak terpisah dan tambahan untuk distribusi non-eksklusif dari versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, memuatnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
-
Penulis diizinkan dan didorong untuk memuat karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena hal ini dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).








